web analytics
  

BNN Kota Bandung Petakan Wilayah Rawan Penyebaran Narkoba

Jumat, 3 Juli 2020 14:20 WIB Andri Ridwan Fauzi

Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Bandung menggelar rapat koordinasi dengan instansi pemerintah dan komponen masyarakat di Fox Harris Hotel Bandung, Kamis (2/7/2020). (Ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Bandung menggelar rapat koordinasi dengan instansi pemerintah dan komponen masyarakat di Fox Harris Hotel Bandung, Kamis (2/7/2020).

Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Deni Yus Danial mengatakan, rapat tersebut membahas pemetaan daerah rawan narkoba dan calon penggiat antinarkoba di Kota Bandung dalam rangka pelaksanaan Bandung Bersinar. 

"Bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kota Bandung menjadi permasalahan yang tidak bisa diselesaikan hanya BNN Kota Bandung saja. Perlu adanya peran serta dari seluruh instansi pemerintah dan komponen masyarakat di Kota Bandung," paparnya.

Rapat tersebut bertujuan untuk mengumpulkan data dari beberapa intansi pemerintah, lembaga rehabilitasi, dan  komponen masyarakat yang menjadi acuan pemetaan wilayah rentan penyebaran narkoba.

"Kami ingin tercipta partisipasi dan kemandirian dari segenap instansi pemerintah dan komponen masyarakat guna mewujudkan Bandung Bersinar," ujarnya.

Secara regulasi, Kota Bandung telah membuat Perda No 12 Tahun 2015 tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif dan Kepwal No. 800/Kep.459-BKBP/2020 tentang Tim Terpadu P4GN dan Prekursor Narkotika. 

“Kehadiran Kelurahan Bersinar pun diharapkan dapat menghimpun partisipasi masyarakat dan semua potensi yang ada  secara sinergis dalam rangka mewujudkan upaya melindungi  keluarga dan masyarakat dari bahaya narkotika," ujar Kasubbag Bina Kewilayahan pada Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Suhariyanto.

Dengan sinergitas dari seluruh intansi pemerintah dan komponen masyarakat diharapkan akan mempermudah terkumpulnya data dukung yang kemudian dianalisa untuk menentukan wilayah rawan narkoba.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers