web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini Jadinya Jika Anak Lihat Orangtua Berhubungan Seks

Kamis, 2 Juli 2020 05:05 WIB

Sex Education (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Anak yang masih bayi biasanya akan tidur satu kamar dengan orangtuanya. Sehingga terkadang saat sedang melakukan hubungan suami istri, terlihat anaknya yang tiba-tiba bangun dari tidur.

Momen itu ternyata memberikan dampak jangka panjang terhadap anak. Psikolog Anak dan Keluarga Samanta Ananta, M.Psi, Psi menjelaskan, bahkan bisa mempengaruhi perlaku seksualnya saat dewasa.

"Untuk anak yang telinganya terlalu peka, itu akan terdengar dan masuk ke subconsious mind anak. Sehingga akan mempengaruhi perilaku seksual dia saat dewasa tanpa dia sadari," kata Samanta dalam siaran langsung Instagram bersama Parentalk, Selasa (30/6/2020).

Samanta juga mengingatkan bahwa sebaiknya orangtua jangan pernah telanjang di depan anak, walaupun yang masih bayi.

Meski begitu, pada periode usia 2 sampai 3 tahun, ada momen orangtua perlu mandi bersama dengan anak. Menurut Samanta, saat itu bisa menjadi jadi waktu bagi orangtua menjelaskan seluruh fungsi organ tubuh kepada anak.

"Mandi bareng bukan berarti orangtua telanjang bisa juga pakai baju renang. Tapi anaknya akan menyentuh dan bertanya. Pastikan alat vital disebutkan dengan sesuai. Setelah disebutkan sesuai, anak akan bertanya buat apa. Kita sebut hanya fungsinya saja. Kalau alat genital untuk pipis, ya disebutkan," paparnya.

Ia menambahkan, anak-anak sebelum usia 2 sampai 3 tahun harus sudah mengenal nama seluruh organ tubuhnya. Juga mengetahui fungsi dan cara membersihkannya secara tepat sebelum usia lima tahun. 

"Kalau hanya belajar organ tubuh bisa lewat boneka atau gambar. Tapi ketika ada proses mandi bersama, dikasih tahu cara bersihkannya. Tapi tidak boleh anak yang bersihkan badan orangtua," pungkasnya. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers