web analytics
  

Diculik dan Diperkosa, 2 Wanita Muda Lapor Polisi

Kamis, 2 Juli 2020 20:44 WIB Muhammad Ikhsan

Srikandi 234 SC bersama 2 wanita muda korban penculikan dan pemerkosaan saat melapor ke Polres Cianjur. (Muh)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Dua wanita muda asal Kecamatan Kadupandak ANY (28) dan SL (15) didampingi Srikandi 234 SC mendatangi Mapolres Cianjur, Kamis (2/7/2020) melaporkan penculikan hingga pelecehan yang diduga dikakukan dua lelaki berinisiL EN (35) dan SN (40).

Ketua Srikandi 234 SC Yusti Ratu Oktavia SH, merasa terpanggil ada perempuan yang tertindas dan tertekan tapi tidak mau melapor. Ia mendukung pihak kepolisian untuk melanjutkan kasus ini.

"Kami peduli dan merasa terpanggil, karena ada perempuan yang tertindas dan tak berani melapor," kata Yusti pada Ayobandung.com di Mapolres Cianjur.

Berdasarkan keterangan korban ANY, awal kejadiannyaa saat pelaku mengajak korban makan di sebuah rumah makan wilayah Sukanagara.

“Saat itu saya sedang di rumah tiba-tiba dia datang terus dia ngajak makan," katanya.

Saat dalam perjalanan, tiba-tiba ada seorang gadis yang ikut naik mobil, dan tak lama kemudian kedua pelaku memberi minuman teh kemasan.

"Setelah minum saya pusing hingga pingsan, dan sadar setelah berada di penginapan," katanya.

Menurutnya, di tempat tersebut tersangka EN (35) dan SN (40) mulai melakukan tindakan tidak senonoh kepada korban.

"Saya ditarik-tarik dan dilecehkan, kalau adek yang jemput saya menduga sudah dicabuli kedua korban," kata ANY.

ANY mengaku sekuat tenagamelawan dan meronta hingga ia berhasil kabur keluar penginapan. Namun ia teringat dengan SL yang masih ada di penginapan, dirinya memutuskan mencari bantuan dan kembali ke penginapan.

“Saya melihat SL sudah lemas di bawah pintu,” ucapnya.

Kuasa hukum korban, Gilang SH, mengatakan setelah mengunjungi Polres, ia mendapat keterangan bahwa kasus terus berlanjut dan dalam proses penyidikan.

"Kami berharap para pelaku segera diamankan agar tidak terjadi korban lainnya, kami mendukung upaya pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini," tegas Gilang.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers