web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ilmuwan Pecahkan Teka-teki di Balik Ular Terbang

Kamis, 2 Juli 2020 17:56 WIB Ananda Muhammad Firdaus

Ular terbang. (Youtube/Aneka Ragam)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Di antara banyak spesies ular, terdapat ular yang "bisa terbang". Mereka tak memiliki sayap, namun seolah dapat bergerak di udara.

Dilansir Hitekno.com, Kamis (2/7/2020), ular terbang yang dimaksud merupakan spesies ular yang bisa melompat dari cabang pohon, menggeliat di udara, dan mendarat ke pohon yang lain.

Ilmuwan dari Virginia Tech mencoba memecahkan misteri di balik fenomena ular terbang.

Sebagai informasi, genus Chrysoplelea dapat memanjat pohon kemudian melompat serta mendorong diri mereka sedemikian rupa sehingga ular ini dapat meluncur hingga 100 meter.

Ilmuwan bernama Isaac Yeaton dari Virginia Tech mencoba menemukan alasan mengapa spesies ular terbang selalu melakukan gerakan bergelombang (undulasi) ketika meloncat dan "terbang" di udara.

Gerakan bergelombang ini mirip seperti gerakan ular saat ada di tanah atau gerakan ular air ketika berenang.

Tim memiliki pemahaman dasar tentang undulasi, berkat karya penulis studi Jake Socha, yang telah mempelajari ular selama sekitar 20 tahun.

<a href="https://ibb.co/y5vpLDp"><img src="https://i.ibb.co/jG0z7dz/543ui456u45u.jpg" alt="543ui456u45u" border="0"></a>
(Youtube/Discovery UK)

Dikutip dari IFLScience, ilmuwan melakukan penelitian dan percobaan kepada Chrysopelea paradise atau ular pohon surga.

Penelitian mengenai rahasia di balik gerakan ular terbang ini telah diterbitkan di jurnal Nature.

Dia menemukan gerakan melibatkan gelombang di kedua arah horizontal dan vertikal.

Pada jurnal Nature, Yeaton menulis bahwa gerakan bergelombang atau menggeliat di udara dapat menstabilkan ular ketika meloncat dari pohon.

Ketika ular menciptakan gerakan bergelombang atau undulasi, mereka dapat meluncur lebih jauh jika dibandingkan dengan gerakan jatuh biasa.

Tanpa gerakan bergelombang, ular pohon surga dapat langsung jatuh dengan jarak luncur yang semakin pendek.

Satu hipotesis dari ilmuwan bahwa itu adalah pola dasar motorik ular yang dibangun selama jutaan tahun.

Tetapi Yeaton mengatakan bahwa mereka sekarang mengerti undulasi dapat menstabilkan luncuran dan mencegah ular langsung terjatuh.

Ular pohon surga perlu membuat lompatan panjang untuk menemukan mangsa karena makanan mereka biasanya menghuni tempat terbuka di mana lebih banyak sinar Matahari.

Gerakan bergelombang di udara sangat efektif bagi ular terbang dalam menghasilkan jangkauan pendaratan yang lebih jauh.

Sumber: Hitekno.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers