web analytics
  

Harga Ceker Ayam di Pasar Kosambi Naik 50%

Kamis, 2 Juli 2020 17:46 WIB Administrator
Bandung Raya - Bandung, Harga Ceker Ayam di Pasar Kosambi Naik 50%, Pasar Kosambi,Harga Ceker Ayam,Inflasi

[Ilustrasi] Masakan ceker ayam. (Pixabay/jyleen21)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian, termasuk harga pangan. Sejumlah harga bahan pangan seperti ayam naik.

Di Pasar Kosambi, Kamis (2/7/2020), harga ceker ayam sudah jauh lebih mahal ketimbang kepala.

“Dulu sebelum Lebaran harga ceker sama kepala itu sama. Ceker biasanya seperempat kilo Rp5.000,” tutur Tuti (68), salah seorang pedagang. “Sekarang harganya udah lebih mahal dari kepala, jadi Rp28.000–Rp30.000 per kilonya.”

Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, pada April 2019, harga ayam broiler di Pasar Kosambi per kilonya Rp37.000. Setahun kemudian, harga ayam broiler di pasar yang sama menjadi Rp25.000. Dua bulan kemudian setelah Lebaran, saat pandemi corona, harga ayam di Pasar Kosambi melonjak menjadi Rp43.000.

Kenaikan harga ayam broiler ini merupakan salah satu faktor terbesar dari inflasi 0,18% di Indonesia pada Juni 2020. Selain daging ayam, kenaikan harga telur ayam broiler juga memicu inflasi tersebut. (Farah Tifa Aghnia)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers