web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Beri Makan Anak Jangan Hanya Asal Kenyang

Kamis, 2 Juli 2020 06:08 WIB

Ilustrasi (Freepik)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Perwakilan dari Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah dr Tria Atika Endah Permatasari mengatakan orang tua harus memperhatikan kebutuhan gizi pada makanan anak. Makanan yang diberikan diharapkan tidak hanya sekadar membuat anak kenyang.

"Masih banyak di antara orang tua yang hanya berpatokan pada rumus nasi dengan lauk pauk dan anak menjadi kenyang,"ujar Atika dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Dia mengingatkan adanya pengaruh beragam iklan makanan dan minuman instan dengan klaim berlebihan. Makanan ini menjanjikan kepraktisan dalam penyajian, ekonomis tanpa menjelaskan apa saja zat-zat yang terkandung di dalamnya.

"Akibatnya, anak terbiasa mengkonsumsi makanan dan minuman rendah gizi namun tinggi gula, garam dan lemak," katanya.

Contohnya, produk seperti susu kental manis yang seharusnya hanya digunakan sebagai makanan tambahan namun masih ditemukan dikonsumsi oleh anak dan diasumsikan sebagai susu. Dia menambahkan saat pandemi COVID-19, makanan yang diberikan kepada anak harus benar-benar diperhatikan.

Prediksi bahwa anak-anak yang sebelumnya kebal terhadap ancaman COVID-19 terbantahkan saat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan lebih dari 500 anak terinfeksi COVID-19. Ribuan akan lainnya berstatus ODP dan 14 anak meninggal dunia.

"Pemilihan makanan untuk anak menjadi penting diperhatikan mengingat zat-zat makanan yang masuk ke tubuh anak yang akan menentukan kekebalan anak terhadap virus dan patogen dari luar," jelas dia.

Kesalahan asupan makanan dan minuman untuk anak, berisiko membuat anak mudah terserang penyakit. Untuk jangka panjang menyebabkan masalah gizi, yang berakibat mudahnya timbul penyakit tidak menular seperti diabetes dan obesitas hingga menurunkan kualitas anak di masa mendatang.

"Apa yang perlu diingat, pada masa 1.000 hari pertama kehidupan adalah periode pertumbuhan cepat, yang perlu pemenuhan gizi seimbang. Pilihan makanan dan teknik pengolahannya harus tepat agar tidak menurunkan nilai gizi makanan, seperti denaturasi protein, dan lainnya. Selain itu juga perlu diperhatikan kandungan zat gizi makro dan mikro dalam bahan pangan," terang dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers