web analytics
  

Ini Hal yang Harus Diperhatikan saat Pembelajaran Daring

Rabu, 1 Juli 2020 17:38 WIB Vedyana Ardyansah
Umum - Pendidikan, Ini Hal yang Harus Diperhatikan saat Pembelajaran Daring , tahun ajaran baru,Pendidikan

Petugas membersihkan meja dan ruangan kelas di SMA Negeri 3, Jalan Belitung, Kota Bandung, Selasa (9/6/2020). (Irfan Al-Faritsi)

SEMARANG, AYOBANDUNG.COM -- Pembelajaran daring yang akan diterapkan dalam tahun ajaran baru, harus tetap bisa menjamin pelaksanaan belajar mengajar secara optimal.

Hal tersebut disampaikan Pakar Pendidik Ngasbun Egar. Menurutnya, jangan sampai ada dalih karena pembelajaran dilaksanakan daring maka hasil pembelajaran tidak maksimal.

"Untuk optimalisasi pembelajaran daring, ada sejumlah hal yang harus mendapat perhatian serius dari sekolah dan guru, terutama terkait ketersediaan sarana, kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan, keterjangkauan, akses, serta kepraktisan," ujarnya, Rabu (1/7/2020).

Ngasbun menambahkan, jika sekolah perlu memastikan semua guru memiliki literasi dan kompetensi yang memadai dalam menggunakan IT, khususnya terkait platform-platform atau aplikasi pembelajaran.

"Tentu ini sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran yang dilaksanakannya secara daring tersebut. Jangan malah, masih ada guru yang gaptek teknologi," imbuhnya.

Lalu, pihak sekolah harus memastikan ketersediaan sarana pembelajaran daring sudah mendukung kegiatan belajar mengajar.

"Jika ada guru yang tidak memungkinkan melakukan pembelajaran dari rumah karena keterbatasan sarana, bisa melakukan tugas mengajarnya dari sekolah dengan memanfaatkan fasilitas sekolah," ucapnya.

Guru hendaknya menggunakan platform pembelajaran dari yang familiar khususnya bagi dirinya dan para siswanya. "Saya menyarankan guru untuk memilih platform yang paling kompatibel untuk smartphone, karena kebanyakan siswa sekarang menggunakan smartphone," katanya.

"Bahkan Unesco juga menganjurkan pemakaian sarana seperti WhatsApp, dan lainnya. Yang penting memiliki keterjangkauan yang luas oleh seluruh siswa, mudah digunakan oleh guru dan siswa, dan sesuai dengan tujuan mata pelajaran yang bersangkutan," tambahnya.

Menurutnya, jika ada sebagian siswa yang tidak memiliki sarana di rumahnya atau akses yang kurang, perlu dicarikan solusi untuk menyikapinya.

"Terlebih bagi anak berkebutuhan khusus, maka perlu dicarikan solusi, misalnya dengan menyarankan belajar bersama temannya yang relatif dekat tempat tinggalnya dan memiliki sarana yang memadai," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers