web analytics
  

Pemain Asing Persib Wajib Tes PCR Sebelum Kembali ke Indonesia

Rabu, 1 Juli 2020 14:04 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pemain Asing Persib Wajib Tes PCR Sebelum Kembali ke Indonesia, Persib,Corona,Pemain Asing Persib,Tes PCR

Dokter tim Persib Bandung, Raffi Ghani saat menyampaikan imbauan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung fokus memperhatikan rekam kesehatan pemain jelang latihan perdana. Skuat Maung Bandung memiliki beberapa hari untuk persiapan jelang seluruh pemain dikumpulkan dalam sesi latihan kolektif, di Stadion GBLA, Senin (6/7/2020).

Dokter tim Persib Bandung Raffi Ghani mengatakan, kondisi kesehatan tim menjadi prioritas utama menyambut lanjutan Liga 1 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Sejauh ini, Raffi menyebut, seluruh pemain dalam kondisi baik dan tidak mengalami keluhan kesehatan.

"Untuk pemain asing saya pikir selama latihan mandiri saya monitor semua. Pemain asing dan lokal, saya monitor. Dan Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada keluhan dari segi kesehatan dan untuk orang-orang asing yang sekarang masih ada di negaranya," kata Raffi di mes Persib, Rabu (1/7/2020).

Meski begitu, Raffi mengatakan, tim medis tetap meminta seluruh pemain melakukan pemeriksaan sesuai protokol kesehatan covid-19 sebelum kembali ke Bandung. Salah satunya para pemain asing hingga naturalisasi yang berada di kampung halamannya.

"Nanti sebelum masuk ke Indonesia ada satu protokol yang mesti dia ikuti. Biasanya oleh negaranya untuk ke negara lain yaitu untuk pemeriksaan PCR," ungkap Raffi.

Raffi menyampaikan, protokol itu menjadi syarat wajib setiap negara apabila ada warganya yang akan melakukan perjalanan luar negeri di tengah pandemi Covid-19. 

Raffi mengatakan, catatan pemeriksaan itu akan menjadi modal utama Persib untuk bisa berlaga di lanjutan Liga 1 2020. 

"Disiapkan oleh negaranya masing-masing sebelum terbang ke Indonesia. Jadi itu saya pikir sudah cukup baik untuk saya sebagai bukti bahwa dia sudah melakukan pemeriksaan PCR di negaranya sebelum masuk ke Indonesia," ujarnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers