web analytics
  

Lonjakan Pasien Covid-19 di Kuningan Naik Drastis

Rabu, 1 Juli 2020 11:29 WIB Erika Lia

Ilustrasi (Freepik)

KUNINGAN, AYOBANDUNG.COM -- Kabupaten Kuningan mengalami lonjakan drastis pasien COVID-19 selang sehari usai zero case. Sampai Rabu (1/7/2020) tercatat 9 pasien positif, 2 pasien di antaranya kepala desa.

Pada Senin (29/6/2020), otoritas penanganan COVID-19 Kabupaten Kuningan mencatatkan zero case pada kasus positif COVID-19. Sebanyak 14 dari total 16 pasien positif dinyatakan sembuh, sedangkan 2 pasien meninggal dunia.

Namun, kondisi itu tak berlangsung lama kala Selasa (30/7/2020) jumlah pasien positif meroket menjadi 9 orang. Penambahan drastis itu membuat jumlah pasien positif menjadi 25 orang sampai hari ini.

Juru bicara Crisis Center COVID-19 yang sekaligus Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin mengungkapkan, lonjakan pasien positif berasal dari uji swab massal tahap pertama yang digelar pihaknya beberapa waktu lalu.

"(Penambahan pasien) sejak kemarin dari hasil swab massal tahap pertama," kata Agus yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan ini kepada Ayocirebon.com (Ayo Media Network), Rabu (1/7/2020).

Uji swab massal sendiri ketika itu dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

Dalam kesempatan itu, Agus membenarkan 2 pasien dari total 9 pasien tambahan merupakan kepala desa (kades). Mereka berasal dari dua kecamatan berbeda di Kabupaten Kuningan.

"Betul (2 kades sebagai pasien terkonfirmasi positif)," ujarnya.

Dia mengungkapkan, keduanya merupakan orang tanpa gejala (OTG). Sejauh ini, di antaranya keduanya sudah ada yang diisolasi di rumah sakit.

"Ada yang sudah isolasi di rumah sakit," cetusnya.

Ke-9 pasien yang baru terkonfirmasi positif itu kini masih dalam pengawasan. Dari total 25 pasien positif, 3 orang di antaranya tercatat berusia 6-19 tahun.

Sementara, pasien positif terbanyak berusia 40-49 tahun sejumlah 10 orang. Sebagian besar pasien positif di Kuningan sendiri berjenis kelamin laki-laki sebanyak 18 orang.

Selain pasien positif, Kabupaten Kuningan juga mencatat 191 PDP dan 1.763 ODP. Sementara, jumlah OTG mencapai 231 orang dan dinyatakan seluruhnya selesai diawasi.

Saat ini, Kabupaten Kuningan telah memasuki masa pembatasan sosial berskala mikro (PSBM). PSBM merupakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berbasis desa/kelurahan dan merupakan perluasan karantina/isolasi mandiri dengan lebih intens.

Otoritas penanganan COVID-19 Jawa Barat menerapkan PSBM di daerah-daerah untuk menyisir penyebaran virus SARS-CoV-2 sebagai penyebab penyakit menular COVID-19 (coronavirus) di satuan kewilayahan terkecil, dalam.hal ini tingkat desa/kelurahan.

Dengan kata lain, dalam PSBM karantina hanya diberlakukan di kelurahan dan kecamatan dengan temuan kasus positif saja.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers