web analytics
  

Pemkot Bandung Tinjau Kesiapan Pembukaan Bioskop

Rabu, 1 Juli 2020 07:43 WIB

Ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung akan meninjau kesiapan operasional Bioskop dan tempat hiburan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sekitar 60 tempat akan ditinjau untuk memastikan apakah sudah siap beroperasi.

Kadisbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari mengatakan, pihaknya akan meninjau kesiapan pembukaan Bioskop dan tempat hiburan, seperti karaoke dalam pekan ini atau pekan depan. Peninjauan akan dilakukan oleh tim yang akan dibentuk Disbudpar. Setelah ditinjau, pihak pengelola Bioskop dan tempat hiburan dapat mengajukan surat permohonan melakukan simulasi.

"Kita tinjau seperti apa, hiburan malam salah satunya karaoke kan mau ditinjau. Ada 60 (yang ditinjau)," tutur Dewi, Selasa (30/6). Namun, ia menegaskan, sektor usaha di bidang spa dan pijat belum bisa dibuka di masa AKB.

Pemkot beralasan, kegiatan tersebut sangat erat dengan kontak fisik. Dewi mengakui, pihaknya sudah menyampaikan draf peninjauan tempat hiburan kepada Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. "Kalau spa dan pijat nanti dulu (belum boleh buka)," tegasnya.

Wali Kota Bandung Oded M Danial sebelumnya mengatakan, ada lima sektor yang belum boleh dibuka pada masa AKB. Kelimanya, yakni sektor pendidikan, kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (CFD) dan malam bebas kendaraan bermotor (CFN), tempat hiburan, olahraga (gym), dan Bioskop. Sektor tersebut, menurutnya, masih memiliki potensi penyebaran Covid-19 yang belum rendah.

"Kami juga belum akan melakukan pembukaan taman. Pembukaan taman akan kami lakukan simulasi terlebih dahulu, SOP akan dibuat untuk diberlakukan agar aktivitas pada taman tetap memenuhi standar kesehatan maksimal," kata Oded akhir pekan kemarin.

Selain itu, ia juga mengatakan, ada sejumlah sektor yang kini beri relaksasi. Namun, dengan syarat harus telah menjalani simulasi dan membuat surat pernyataan tertulis tentang komitmen mengikuti aturan dan protokol kesehatan.

"Pihak kebun binatang sudah menyampaikan surat resmi kepada kami dan akan segera kami tindak lanjuti. Kami akan memastikan harus dilakukan simulasi dan menerapkan protokol kesehatan," kata dia. Resepsi pernikahan juga dibolehkan untuk diselenggarakan. Baik di gedung maupun resepsi pernikahan di rumah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers