web analytics
  

Perbaikan Jembatan Cisepet Kabupaten Tasik Diusulkan Masuk Anggaran 2021

Rabu, 1 Juli 2020 06:53 WIB Irpan Wahab Muslim

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al-ayubi (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Ambruknya Jembatan Cisepet Desa dan Kecamatan Cikatomas pekan lalu, membuat aktivitas masyarakat semakin terbatas. Mereka  harus menyebrangi sungai dengan rakit saat harus pergi ke pusat ekonomi maupun pemerintahan.

Karena fungsi jembatan yang menghubungkan Desa Cayur dan Sindangasih itu sangat tinggi, perbaikan Jembatan Cisepet di Kecamatan Cikatomas yang membentang di Sungai Cimedang itu ditargetkan masuk dalam pengusulan tahun anggaran 2021.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al-ayubi meminta Dinas Pekerjan Umum segera meminta bantuan pemasangan jembatan bailey kepada Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat.

"Tahun depan, Jembatan Cisepet yang ambruk tersapu banjir bandang ini harus masuk dalam skala prioritas perbaikan, atau dibangun ulang. Karena jembatan ini sangat berfungsi penting bagi aktivitas masyarakat di sana," jelas Asep, Selasa (30/6/2020).

Tidak hanya memperjuangkan perbaikan jembatan masuk dalam anggaran 2021, Asep juga menyoroti kulitas kontruksi jembatan yang ambruk. Padahal jembatan itu baru berusia 8 tahun.

Idealnya, kata Asep, daya tahan jembatan bisa lebih lama hingga mencapai puluhan tahun. Itu pun bukan berarti harus ambruk, tetapi masanya harus sudah diganti kembali oleh jembatan baru.

"Kalau jembatan nasional itu pasti diatas 50 sampai 80 tahun. Itu pun bukan berarti ambruk. Jika ada temuan maka ini kita serahkan kepada yang berwajib, kita mendorong agar menjadi bahan pelajaran," ujar Asep.

Dengan ambruknya Jembatan Cisepet, maka kini yang dirugikan masyarakat. Di samping pemerintah juga rugi karena mesti melaksanakan penganggaran hingga dua kali untuk jembatan tersebut.  

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers