web analytics
  

Penyandang Difabel Terima SIM D Gratis dari Polresta Cirebon

Rabu, 1 Juli 2020 06:12 WIB Erika Lia

Penyandang difabel menerima SIM D gratis dari Polresta Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Sepeda motor modifikasi terparkir di halaman Mapolres Kota Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (30/6/2020). Pengendaranya turun dengan rona berseri ketika menerima SIM D yang dikhususkan bagi penyandang difabel.

Sang pengendara, Mira (39), warga Desa Cengkung, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, menerima SIM D secara gratis yang diberikan Satuan Lantas Polresta Cirebon. Pria itu menjadi salah satu dari enam penyandang difabel yang menerima lisensi itu dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-74.

"Alhamdulillah, senang bisa punya SIM," ungkapnya.

Sepeda motor Mira sendiri berjenis bebek yang telah dimodifikasi, sesuai keadaan fisiknya. Selain memiliki roda tiga, sebuah tuas ditambahkan pada bagian pedal untuk memudahkannya memindahkan gigi dengan tangan.

Kemudahan pada tangan menjadi kebutuhan utama Mira, mengingat kakinya telah lumpuh sejak dini. Untuk berjalan, dia pun mengandalkan alat bantu.

Sebelum menerima SIM D, dia sempat mengikuti ujian, baik teori maupun praktik. Mengendarai sepeda motor hasil modifikasi, Mira dinyatakan lulus ujian.

Mira menjadi salah satu yang beruntung beroleh SIM D, mengingat tak sedikit penyandang difabel sepertinya yang tak mengantongi SIM D sebab tak memiliki kendaraan khusus. Kendaraan hasil modifikasi diketahui menjadi salah satu kendala bagi para penyandang difabel untuk memiliki SIM. 

"Banyak (penyandang difabel yang tak punya SIM D). Susah karena kendaraannya tidak seperti ini," ujarnya.

Mira rupanya tercatat sebagai atlet angkat berat Kabupaten Cirebon dan aktif mengikuti Pekan Paralimpik Daerah (Peparda). Dia bahkan pernah meraih perak kala tampil di Peparda Bekasi pada 2014 dan kini tengah mempersiapkan diri untuk Peparda Bogor.

Lebih jauh dia berharap, SIM D yang berhasil dipunyainya bisa memotivasi para penyandang difabel lain untuk memilikinya. 

"Semua warga negara punya hak yang sama untuk bisa berkendara," tuturnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi memastikan, para penyandang difabel yang menerima SIM D telah lulus ujian SIM.

"SIM D gratis kami berikan kepada enam penyandang difabel yang lulus uji SIM, baik teori dan praktik, minimal penglihatan dan pendengaran normal," terangnya.

Pembagian SIM gratis bagi penyandang difabel itu untuk memotivasi anggota polisi dan masyarakat pada umumnya. Di tengah keterbatasan, mereka tetap berkarya dan berusaha mencari nafkah.

Pemberian SIM gratis bagi penyandang difabel, imbuhnya, pula untuk menyosialisasikan ihwal hak yang sama bagi warga negara untuk berkendara.

"Hak mengemudikan kendaraan bermotor itu milik semua orang. Kepemilikan SIM sudah diatur undang undang," tandasnya.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers