web analytics
  

Liverpool Tak Akan Belanja Banyak Pemain saat Bursa Transfer?

Selasa, 30 Juni 2020 15:06 WIB

Pelatih Liverpool Juergen Klopp (Getty Images)

Liverpool, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan, The Reds tidak akan menggolontorkan dana hingga jutaan poundsterling untuk berburu pemain pada bursa transfer musim panas.

Pelatih asal Jerman itu lebih memilih untuk memberikan kesempatan pada sejumlah penggawa muda The Reds daripada belanja banyak pemain.

Dengan keunggulan 23 poin di puncak klasemen sementara dan masih menyisakan 7 laga sisa, Liverpool memastikan raihan gelar Liga Primer Inggris musim ini. Titel ini menjadi titel pertama The Reds di level paling elite kompetisi sepak bola di Inggris dalam 30 tahun terakhir.

Klopp pun mengaku masih cukup yakin, komposisi skuat The Reds musim ini masih bisa tampil kompetitif pada musim depan.

Sebelumnya, The Reds sempat mundur teratur dalam perebutan tanda tangan penyerang RB Leipzig, Timo Werner. Liverpool dikabarkan enggan membayar nilai transfer Werner yang mencapai 50 juta poundsterling. Akhirnya, Werner sepakat untuk memperkuat Chelsea pada musim depan.

''Saya rasa, skuat yang kami miliki saat ini tidak perlu diubah. Saat ini, kami tidak memiliki 11 pemain utama, tapi 16 atau bahkan 17 pemain utama. Mereka semua bisa tampil di level yang sama," tutur Klopp seperti dilansir Sky Sports, Selasa (30/6/2020).

"Namun, kami mesti bisa memanfaatkan kondisi ini 100 persen. Kami tidak bisa menghabiskan jutaan poundsterling hanya karena kami ingin ataupun berpikir hal itu akan sangat baik dilakukan. Kami tidak pernah menginginkan hal tersebut,'' tuturnya.

Sejak mendatangkan kiper asal Brasil, Allison Becker, dengan banderol tranfer mencapai 65 juta poundsterling, Liverpool tidak lagi melakukan belanja pemain dengan nilai transfer tinggi.

The Reds tercatat hanya mendatangkan sejumlah pemain muda, seperti Harvey Elliot, Sepp Van den Berg, dan Takumi Minamino. Total nilai transfer untuk tiga pemain itu pun tidak lebih dari 10 juta pounsterling.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers