web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Pengusaha Hotel dan Restoran Sambut Smiling West Java Great Sale 2020

Selasa, 30 Juni 2020 20:23 WIB Redaksi AyoBandung.Com

Hotel (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Para pengusaha hotel dan restoran mengharapkan Smiling West Java Great Sale (SWJGS) dan Bandung Great Sale (BGS). Kedua kegiatan tersebut diharapkan mampu menggerakan ekonomi Jawa Barat khususnya Kota Bandung.

"Besar harapan kami dengan adanya SWJGS dan BGS Bandung Great Sale ini. Ekonomi Jawa Barat khususnya Kota Bandung segera dapat bergerak yang dalam pelaksanaannya menerapkankan protokol kesehatan," ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Herman Muchtar, Selasa (30/6/2020).

Dia mengharapkan, adanya kedua event tersebut bisa mengembalikan ekonomi ke arah positif dengan cepat.

"Harapan kami semoga Covid-19 segera berlalu, ekonomi Kota Bandung segera pulih. Masyarakat Bandung sehat dan sejahtera kembali," katanya.

Dia menuturkan dampak pandemi Covid-19 telah diperkirakan sejak lama. Pada Maret lalu, dirinya telah menyarankan kepada beberapa pejabat Kota Bandung jika dampak Covid-19 bukan hanya kesehatan, tapi juga berpengaruh besar terhadap sektor ekonomi dan sosial.

Pengusaha sudah semakin terkapar dengan tidak adanya pemasukan. Bahkan, pendapatan asli daerah (PAD) daerah dari sektor pariwisata sudah berkurang 75%, dan pengangguran di tahun 2021 diperkirakan akan mencapai 12,7 juta.

Menurutnya, pada 1 April, para pengusaha sudah mulai merumahkan dan melakukan PHK kepada karyawan. Karena itu, dirinya menyarankan perlu segera dibentuk tim task force penanganan dampak ekonomi.

"Karena kesibukan para pejabat dari pusat sampai ke kabupaten/kota maka pada tanggal 14 April, PHRI Jabar membentuk tim Task Force Dampak Covid-19 terhadap manajemen perusahaan dan strategi pemulihan pariwisata Jabar," katanya.

Pihaknya merasa bersyukur ketika PSBB di Jabar dinyatakan berhenti pada 26 Juni. Pada 28 Juni saja, kata dia, sudah mulai ada pergerakan dengan ada peningkatan okupansi hotel dan restoran di daerah-daerah tertentu.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers