web analytics
  

Wagub Jabar Terima Audiensi Buruh Soal UMSK dan Bansos

Selasa, 30 Juni 2020 19:25 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Wagub Jabar Terima Audiensi Buruh Soal UMSK dan Bansos, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK),Buruh di Jabar

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum (Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menerima audiensi serikat buruh di Jabar, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (30/6/2020).

Dalam audiensi itu, Kang Uu menjawab aspirasi yang disampaikan berbagai serikat buruh antara lain Aliansi Buruh Jabar, Aliansi Buruh Bekasi Melawan, Konfederasi KASBI, dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia.

Aspirasi buruh utamanya yakni menuntut Gubernur Jabar Ridwan Kamil segera meneken Surat Keputusan (SK) terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

Kang Uu menjelaskan, setelah rapat pleno Dewan Pengupahan Jabar pada 11 Juni lalu, landasan hukum terkait UMSK hingga kini terus diproses. Dirinya pun menampik dugaan buruh soal pengaruh pergantian Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

"Kami sedang menelaah dan me-review satu demi satu karena masih ada kelemahan. Ganti Kadis tidak mengganggu (proses), tidak ada alasan menunda. Justru ketika rotasi-mutasi, pesan kami kepada Kadis adalah meneruskan program sebelumnya dan mempercepat kinerja," ucap Kang Uu.

Selain itu, Kang Uu menjawab aspirasi untuk mempertegas perlindungan kepada buruh yang rentan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di masa pandemi COVID-19 serta dari ketidakadilan pesangon ketika PHK.

"Jika ada aduan, sebut (nama) perusahaannya sehingga bisa kami panggil jika mereka memang melanggar Undang-Undang. Kalau belum ada kesepakatan dan kesepahaman, bisa audiensi sendiri antara Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan serikat buruh," kata Kang Uu.

Soal bantuan sosial (bansos) dan perlindungan kesehatan bagi buruh, Kang Uu menjelaskan bahwa setiap warga Jabar yang menjadi miskin baru (misbar) akibat pandemi COVID-19 berhak menerima bansos provinsi.

Dirinya pun menegaskan, bansos provinsi merupakan pelengkap dalam Sembilan Pintu Bantuan sehingga tidak boleh ada warga yang dobel menerima bantuan.

Sembilan pintu bantuan dari pemerintah itu adalah Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, bansos presiden di Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi), Dana Desa, bansos tunai Kementerian Sosial, bansos kabupaten/kota, bansos provinsi, serta Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu).

"Karena tidak ada pengkhususan judul kepada kelompok tertentu. Tidak ada judul khusus, kalau memang misbar, dapat haknya. Jadi bansos sudah termasuk untuk buruh, asal jangan sampai data dobel," tutur Kang Uu.

"Yang sudah dapat Kartu PKH, Kartu Sembako, dan lainnya, tidak dapat bansos provinsi. Jadi bansos provinsi sebagai pelengkap. Jika memang belum terdaftar oleh RT/RW, sampaikan lewat (aplikasi) Pikobar," tambahnya.

Terakhir, Kang Uu meminta serikat buruh di Jabar untuk terus menjaga komunikasi dengan Disnakertrans Jabar. Sementara Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar segera memanggil Apindo untuk beraudiensi.

"Kami juga akan lakukan audiensi dengan Apindo. Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak (serikat buruh) hari ini. Apa yang diharapkan membuat kami lebih cepat mengerjakan apa yang memang sebetulnya sedang dilaksanakan," ucap Kang Uu.

"Pemprov terbuka menerima aspirasi dan masukan karena yang merasakan (masalah buruh) memang buruh itu sendiri. Dengan komunikasi, ini menjadi masukan bagi kami, tutupnya.

Dalam agenda audiensi bersama serikat buruh di Jabar, Pemda Provinsi Jabar turut memberikan bantuan 5.000 masker. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Kang Uu dengan didampingi Kepala Disnakertrans Jabar Rachmat Taufik Garsadi.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Pejabat Terkena Covid-19, Kantor Wali Kota Tasik Disterilisasi

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 16:01 WIB

Setelah Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf terkonfirmasi positif Covid-19, satuan tugas (satgas)...

Umum - Regional, Pejabat Terkena Covid-19, Kantor Wali Kota Tasik Disterilisasi, Kantor Wali Kota Tasik,Wali Kota Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Kasus Covid-19 di tasik,plt wali kota tasikmalaya muhammad yusuf,PNS Pemkot Tasik

Rektor IPB Arif Satria Positif Covid-19 yang Kedua Kalinya

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:42 WIB

Rektor IPB University Arif Satria dikabarkan kembali positif Covid-19. Ini merupakan kali kedua, setelah sebelum ia juga...

Umum - Regional, Rektor IPB Arif Satria Positif Covid-19 yang Kedua Kalinya, rektor IPB University,Rektor IPB University Arif Satria,Rektor IPB Positif Covid-19,Rektor IPB Arif Satria

Warga Purwakarta Keluhkan Jalan Rusak Akibat Proyek KCIC

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:38 WIB

Dampak pembangunan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Jakarta-Bandung masih menjadi polemik di tengah masyarakat di Kab...

Umum - Regional, Warga Purwakarta Keluhkan Jalan Rusak Akibat Proyek KCIC, KCIC,kereta cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia China,Kereta Cepat,Proyek KCIC,Jalan Purwakarta Rusak,Purwakarta

Pasien Covid-19 OTG Diminta Tidak Usah Datang ke RS di Tasikmalaya

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:20 WIB

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto meminta kepada warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala apa pun untuk tidak datang dan...

Umum - Regional, Pasien Covid-19 OTG Diminta Tidak Usah Datang ke RS di Tasikmalaya, Pasien Covid-19,OTG,Orang tanpa Gejala,Rumah Sakit,Tasikmalaya

Ridwan Kamil Ungkap Alasan Revisi Level Zonasi Penyebaran Covid-19 di...

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:15 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat merevisi level zonasi penyebaran Covid-19. Semula daerah di Jabar dinyatakan bebas dari...

Umum - Regional, Ridwan Kamil Ungkap Alasan Revisi Level Zonasi Penyebaran Covid-19 di Jabar, Penyebaran Covid-19 di Jabar,Level Zonasi Penyebaran Covid-19 Jabar,Penyebaran Covid-19 Jabar,Zonasi Penyebaran Covid-19 di Jabar,Zona Merah Covid-19 di Jabar,Kasus Covid-19 di Jawa Barat

Angka Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kota Bogor Makin Mengkha...

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 13:46 WIB

Ketersedian tempat tidur khusus pasien Covid-19 di Kota Bogor kian mengkhawatirkan.

Umum - Regional, Angka Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kota Bogor Makin Mengkhawatirkan, Angka keterisian,Rumah Sakit Rujukan,COVID-19,Kota Bogor,Bed Occupancy Rate,BOR

Stok Menipis, Kadin Kota Bogor Sumbang Puluhan Peti Jenazah Covid-19 

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:40 WIB

Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Kota Bogor, memberikan bantuan berupa 20 peti mati khusus untuk jenazah Covid-19 di Ko...

Umum - Regional, Stok Menipis, Kadin Kota Bogor Sumbang Puluhan Peti Jenazah Covid-19 , Kamar Dagang dan Industri,Kota Bogor,Kadin,Peti Jenazah,Covid-19

Update Covid-19 Jabar 25 Juni 2021: Bandung Zona Merah

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 11:35 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 206.346 setelah bertambah 3.053 kasus pada Jumat, 25 Juni 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 25 Juni 2021: Bandung Zona Merah, Covid-19 Jabar,Update Covid-19 Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,update covid-19 jabar hari ini,Data covid-19 jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,Update Data Covid-19 Jabar
dewanpers