web analytics
  

Aturan Baru Kemenhub soal Syarat Transportasi Umum

Senin, 29 Juni 2020 15:03 WIB Khoirur Rozi
Umum - Nasional, Aturan Baru Kemenhub soal Syarat Transportasi Umum, Kementerian Perhubungan (Kemenhub),transportasi,COVID-19

Ilustrasi (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Perhubungan mewajibkan para operator transportasi berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam memilih mitra kerja penyedia layanan uji tes cepat (rapid tes) dan polymerase chain reaction (PCR).

Hal ini tertuang dalam surat Menteri Perhubungan kepada para operator sarana dan prasarana transportasi tertanggal 29 Juni 2020. Aturan ini merupakan kesepakatan antara Menteri Perhubungan dengan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Hal ini untuk menjaga kualitas pemeriksaan dan hasil pemeriksaan PCR dan tes cepat, sekaligus mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Senin (29/6/2020).

Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020, persyaratan yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang akan bepergian dengan transportasi umum yaitu wajib menunjukkan hasil tes PCR dengan hasil negatif atau rapid test dengan hasil nonreaktif yang berlaku selama 14 hari.

“Kemenhub berkomitmen meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi massal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Di masa adaptasi kebiasaan baru ini kami ingin pengguna jasa tetap bisa bepergian namun tetap aman dari penularan Covid-19,” katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers