web analytics

Dikritik soal PHK, Gojek Klaim Penuhi Aturan

clockSenin, 29 Juni 2020 10:20 WIB userAdi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, Dikritik soal PHK, Gojek Klaim Penuhi Aturan, Gojek,PHK Gojek,KSPI Gojek,Said Iqbal,Nila Marlita,Chief Corporate Affairs Gojek,UU Ketenagakerja

Gojek (Logi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gojek memastikan seluruh hak karyawan Gojek di Indonesia yang akan meninggalkan perusahaan dipenuhi sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita menjelaskan, terkait isi surat elektronik (e-mail) dari Co-CEO Gojek yang menjelaskan mengenai pesangon bersifat global.

"Dapat kami sampaikan e-mail tersebut bersifat global dan ditujukan ke seluruh karyawan di seluruh negara dimana Gojek beroperasi," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com, Senin (29/6/2020). 

Co-CEO Gojek, kata dia, juga telah menjelaskan mengenai keputusan dan perubahaan strategi perusahaan di 16 sesi pertemuan  dengan karyawan. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi pertemuan tatap muka antara setiap karyawan terdampak dengan atasannya masing-masing dan perwakilan HRD.

"Pemberian pesangon mengikuti peraturan yang berlaku di masing-masing negara termasuk di Indonesia," katanya.

Selain pesangon sesuai UU Ketenagakerjaan, mereka yang akan meninggalkan perusahaan juga mendapat dukungan lainnya dari Gojek antara lain, asuransi kesehatan, peralatan kerja, transisi karier, serta dukungan lainnya sebagaimana disebutkan dalam pemberitahuan kepada karyawan.

"Hal ini merupakan keputusan sulit bagi kami di Gojek. Kami melakukan upaya terbaik untuk mendukung para karyawan agar mereka dapat meneruskan perjalanan karier mereka ke depan," ujarnya.

Sebelumnya, PHK yang dilakukan terhadap 430 karyawan Gojek Indonesia diduga melanggar ketentuan Undang Undang. 

Dasarnya, PHK tersebut ditujukan pada karyawan, bukan mitra, sehingga segala keputusan mengacu pada UU No 13 Tahun 2003. 

Demikian dikatakan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangannya, Minggu (28/6/2020). 

"Pasal 151 Ayat (1) menyebutkan, pengusaha,  pekerja, dan pemerintah, dengan segala upaya harus mengusahakan agar jangan terjadi pemutusan hubungan kerja," katanya.

Menurut Said, manajemen hanya melakukan sosialisasi dan pemberitahuan. Dimana Gojek melakukan PHK karena adanya penutupan layanan GoLife dan GoFood Festival. 

Selain itu, manajemen juga dinilai tidak melakukan perundingan dengan karyawan dan meminta izin kepada lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial. 

“Padahal menurut undang-undang, PHK yang dilakukan tanpa izin dari lembaga penyelesaian hubungan industrial batal demi hukum,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam Pasal 156 UU No 13 Tahun 2003 diatur, apabila PHK tidak dapat dihindari, maka pengusaha wajib membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang ganti rugi yang nilainya sebesar 15% dari uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja.

Co-CEO Go-Jek Andre Soelistyo dalam surat elektronik menyampaikan, karyawan yang terdampak akan menerima pesangon (kami menetapkan minimum gaji 4 pekan) ditambah tambahan 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja.

Menurut Said, apa yang dilakukan manajemen tersebut di mana hanya memberikan konpensasi dalam bentuk 4 pekan adalah pelanggaran serius.

“KSPI mendesak pihak Gojek untuk membatalkan PHK sepihak terhadap 430 pekerja,” kata dia. 

Sebelum melakukan PHK, Gojek seharusnya harus terlebih dahulu mengurangi jumlah shift, libur bergilir dengan upah penuh, dan merumahkan karyawan dengan upah penuh.

"Apabila langkah di atas sudah dilakukan dan PHK tidak bisa dihindari, maka maksud PHK wajib dirundingkan terlebih dahulu dengan pihak pekerja dan sudah mendapatkan izin dari lembaga penyelesaian hubungan industrial," ujar Said. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

SE Kemenkes, Warga Belum Punya KTP Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:40 WIB

Bagi masyarakat yang belum memiliki nomor induk kependudukan (NIK) diperbolehkan untuk mengikuti program vaksinasi Covid...

Umum - Nasional, SE Kemenkes, Warga Belum Punya KTP Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19, SE Kemenkes,Belum Punya KTP,Vaksinasi Covid-19,Surat Edaran

Pemprov Jabar Beri Peluang Sektor Wisata untuk Dibuka 

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:55 WIB

Sinyal pelonggaran kegiatan masyarakat itu ditunjukkan bagi sektor wisata yang selama PPKM level 4 ditutup sepenuhnya. 

Umum - Nasional, Pemprov Jabar Beri Peluang Sektor Wisata untuk Dibuka , Pemprov Jabar,sektor wisata,Ridwan Kamil,Hengky Kurniawan,PPKM Level 4

Hoaks Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, Mahfud MD: Banyak Orang Seperti Itu!

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 14:01 WIB

Kasus hoaks sumbangan Rp2 Triliun untuk bantuan Covid-19 dari keluarga Akidi Tio tengah jadi perbincangan hangat. 

Umum - Nasional, Hoaks Sumbangan Rp2 T Akidi Tio, Mahfud MD: Banyak Orang Seperti Itu!, Akidi Tio,Akidi Tio adalah,hoaks Akidi tio,sumbangan akidi tio,hoaks sumbangan akidi tio

Pengamat Sebut Kemenangan Greysia/Apriyani Didompleng Politikus

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:44 WIB

Raihan medali emas Olimpiade oleh pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu pada cabang olahraga...

Umum - Nasional, Pengamat Sebut Kemenangan Greysia/Apriyani Didompleng Politikus, Greysia/Apriyani,Greysia Polii/Apriyani Rahayu,Greysia Polii/Apriyani Rahayu juara Olimpiade Tokyo,Olimpiade Tokyo 2020,Ganda Putri Indonesia

Mensos Risma Klaim Penyaluran BST Capai 95%

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:38 WIB

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengeklaim proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) sudah mencapai 95 persen...

Umum - Nasional, Mensos Risma Klaim Penyaluran BST Capai 95%, BST,Penyaluran BST,BST Masyarakat Miskin,bansos PPKM,Pencairan bansos PPKM,Penyaluran bansos PPKM

Anggaran Laptop Merah Putih Rp2,4 Triliun, KPK 'Pelototi' Kemendikbudr...

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:33 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim bakal mengawasi anggaran negara yang dipakai Kemendikbudristek RI untuk pen...

Umum - Nasional, Anggaran Laptop Merah Putih Rp2,4 Triliun, KPK 'Pelototi' Kemendikbudristek, Laptop merah putih,Anggaran Laptop Merah Putih,Laptop Merah Putih KPK,laptop pelajar,anggaran laptop pelajar,Laptop Pelajar Kemendikbudristek,spesifikasi laptop merah putih,Spesifikasi Laptop untuk Pelajar

Kisi-kisi Lengkap SKD: TIU, TWK, TKP untuk CPNS 2021

Nasional Selasa, 3 Agustus 2021 | 10:48 WIB

Tahap pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS dan PPK 2021 berlangsung sejak kemarin hingga hari ini, Selasa 3 Agustu...

Umum - Nasional, Kisi-kisi Lengkap SKD: TIU, TWK, TKP untuk CPNS 2021, Kisi kisi TIU,Kisi kisi TWK CPNS,Kisi kisi TKP CPNS 2021,CPNS 2021,Seleksi CPNS 2021

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021

Nasional Senin, 2 Agustus 2021 | 20:01 WIB

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021

Umum - Nasional, Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021, jokowi,PPKM Level 4,COVID-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up