web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Tiga Jari Putus, Petugas Parkir RSUD Al-Ihsan Alami Trauma Berat

Minggu, 28 Juni 2020 14:40 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi (Pixabay)

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- Petugas parkir RSUD Al Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung yang menjadi korban penganiayaan, mengalami trauma berat. Kapolsek Baleendah AKP Sungkowo mengatakan, saat ini korban masih menjalani perawatan medis di RSUD Al Ihsan.

"Kondisi kesehatannya sudah mulai membaik setelah dirawat sejak kejadian," tutur Sungkowo, Minggu (28/6/2020).

Luka yang dialami korban akibat dianiaya, cukup parah. Tiga jarinya putus dan luka pada bagian punggung akibat terkena sabetan senjata tajam.

"Sampai sekarang korban masih trauma dengan kejadian yang menimpanya," ungkapnya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk penanganan psikologis. Setelah benar-benar pulih, korban akan mendapat perawatan dari psikiater untuk memulihkan trauma yang dialaminya.

Penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (22/6/2020) malam. Bermula ketika korban sedang menunggu pergantian shif, datang rombongan pemotor yang akan keluar dari RSUD Al Ihsan.

Terdapat tiga sepeda motor yang akan keluar dari RSUD Al Ihsan. Salah seorang pengendara sepeda motor memberikan karcis kepada korban.

Saat palang prota terangkat, dua motor di belakangnya menerobos. Namun saat sepeda motor ketiga melintas, palang portal parkir otomatis turun dan mengenai kepala penumpang sepeda motor sampai hampir tejatuh.

Tidak terima dengan kejadian tersebut, rombongan tersebut langsung turun dari sepeda motor dan langsung menendang korban. Korban yang ketakutan, lari ke arah halaman RSUD Al Ihsan. Namun dia terjatuh dan langsung dianiaya oleh para pelaku. Salah seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam dan membacok korban.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers