web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Rayakan Juara, Suporter Liverpool Berpesta Tanpa Jaga Jarak

Jumat, 26 Juni 2020 22:54 WIB Suara.com

Suporter Liverpool (AFP)

LIVERPOOL, AYOBANDUNG.COM -- Polisi menegur Suporter Liverpool yang mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan suporter Liverpool membanjiri jalan-jalan di sekitar Stadion Anfield untuk merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menjuarai Liga Inggris, gelar yang sudah dinantikan selama 30 tahun.

Asisten kepala polisi Rob Carden mengatakan wilayah Merseyside harus tetap waspada dan setiap warga harus sadar diri yang bertanggung jawab untuk mencegah munculnya kasus baru COVID-19 di wilayah itu.

Terdapat sejumlah klaim yang menyebutkan pertandingan Liga Champions antara Liverpool melawan Atletico Madrid pada 11 Maret lalu, yang merupakan pertandingan sepak bola strata tertinggi yang dimainkan di Inggris sebelum lockdown, berperan dalam penyebaran virus di Merseyside.

"Mayoritas para penggemar menyadari fakta bahwa sekarang bukan saat yang tepat untuk berkumpul bersama untuk melakukan perayaan, dan memilih untuk menandai ajang itu dengan aman. Mereka layak mendapatkan kredit untuk kota ini," ucap Carden.

"Sayangnya, sebagaimana yang telah kita lihat sepanjang periode lockdown, tidak semua orang mematuhi peraturan yang ditetapkan. Meski sebagian besar perayaan berlangsung dengan baik, banyak orang yang memilih berkumpul di luar stadion," tambahnya.

Dalam waktu satu jam setelah mengetahui hasil pertandingan di London, ribuan penggemar yang sebagian besar mengenakan masker, menyalakan suar dan menyanyikan lagu kebanggaan klub, You Never Walk Alone.

Banyak di antara mereka yang berpelukan dan seorang penggemar memegang potongan karton yang berbentuk sosok manajer Jurgen Klopp. Klopp sendiri telah meminta para penggemar untuk tidak berkumpul dalam jumlah besar.

Sebagian dari mereka bahkan membawa bendera dan syal, juga berkerat-kerat bir.

Terdapat petugas kepolisian di area tersebut saat para penggemar melakukan perayaan, namun tidak ada upaya untuk membubarkan kerumunan karena para penggemar bersikap baik.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers