web analytics
  
Banner Kemerdekaan

4 ASN Kabupaten Bandung Direkomendasikan Kena Saksi Kode Etik

Jumat, 26 Juni 2020 20:55 WIB Mildan Abdalloh

ASN (Irfan Al-Faritsi)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bawaslu Kabupaten Bandung telah merekomendasikan 4 aparatur sipil negara ASN yang diduga melakukan pelanggaran kode etik kepada KASN.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia, mengatakan 4 ASN tersebut diduga tidak netral dalam Pilkada Kabupaten Bandung.

"Pelanggarannya kaitan dengan netralitas," tutur Hedi, Jumat (26/6/2020).

Sesuai dengan kode etik, ASN tidak diperkenankan berpihak kepada pihak partai politik tertentu, juga figur yang akan maju dalam Pilkada.

Sesuai dengan aturan, ASN yang melanggar kode etik dalam kaitan pemilu, direkomendasikan kepada KASN kaitan dengan sanksi yang akan diberikan.

"Dari 4 yang kami rekomendasikan, dua sudah diproses, dua lagi masih menunggu informasi dari KASN," ujarnya.

Hedi berharap agar ASN yang melanggar kode etik dalam Pemilu, bisa diberi hukuman yang berat. Pasalnya, masalah netralitas menjadi pelanggaran laten yang sering terjadi. Dengan diberi hukuman berat, maka bisa memberi efek jera terhadap ASN lainnya.

Di Kabupaten Bandung, hampir dalam semua momen pemilu, baik Pilkada, Pileg, Pilbup maupun Pilpres selalu ada ASN yang melanggar kode etik dengan menunjukan keberpihakan terhadap partai politik atau calon kepala daerah.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers