web analytics
  

Sebelum Pilih SJH, Persib Nantikan Kepastian Izin Penggunaan GBLA

Jumat, 26 Juni 2020 15:21 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Sebelum Pilih SJH, Persib Nantikan Kepastian Izin Penggunaan GBLA, Berita Persib,Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar,Kabar Persib,Pertandingan Persib

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar (Ayobandung.com/Eneng Reni)

TANJUNGSARI, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung masih berusaha menjadikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markas pertandingan maupun latihan tim.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Umuh Muchtar menyampaikan, stadion GBLA masih menjadi pilihan utama Persib. 

Pihaknya ingin menggunakan stadion berkapasitas 38.000 kursi itu sebagai markas jelang bergulirnya kembali kompetesi lanjutan Liga 1 2020.

"Bisa di GBLA, kan masih bisa dipakai. Tapi GBLA juga sampai mana bisa digunakan, apakah sampai pertandingan atau bagaimana? Tapi kalau (pertandingan) tanpa penonton juga bisa ya," kata Umuh.

Umuh berharap permasalahan terkait pengelolaan stadion GBLA oleh pemkot Bandung bisa diselesaikan. Persib tidak ingin menggunakan stadion GBLA apabila masih ada kendala administrasi.

Di sisi lain, Persib masih memiliki opsi stadion alternatif lainnya. Terlebih, Bupati Bandung, Dadang Naser telah memberikan izin Persib untuk bisa menggunakan stadion si Jalak Harupat (SJH).

"Tapi itu juga urusannya harus jelas dulu. Kita juga sebenarnya tidak susah karena ada Jalak Harupat. Bupatinya juga sangat mendukung, senang juga ke Persib," katanya.

Umuh mengakui, stadion GLBA lebih unggul dari SJH. selain kapasitas, jarak stadion GBLA lebih dekat karena berada di Kota Bandung. Namun berbicara akses, Stadion SJH lebih mudah dengan kehadiran akses pintu tol yang langsung menuju area stadion.

"Sebenarnya GBLA lebih dekat, tapi di sana, SJH lebih gampang. Masuk tol dan sekian menit sudah sampai. Tapi kalau GBLA sudah tertutup sama Bobotoh, itu pun kendala. Itu akan diperhitungkan apalagi kalau GBLA sudah beres. Stadion itu kan untuk Persib di jaman Pak Dada Rosada bahkan dengan segala cara," ungkapnya.

Umuh berharap, permasalahan yang menyangkut pengelolaan GBLA bisa segera selesai. Lantaran persib berencana mengelola stadion GBLA dalam jangka panjang. Namun hingga saat ini Umuh mengaku tidak mengetahui akar permasalahan yang membuat Persib  masih kesulitan mengelola GBLA.

"Itu mah urusan walikota, saya mah gak tahu yang sebenarnya gimana. Izin kepolisian sebenarnya mah tidak ada masalah. Kalau polisi sudah baik, kapolres mendukung," ujarnya.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers