web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kondisi Taman Lalu Lintas dan Alun-alun Regol saat Pandemi

Jumat, 26 Juni 2020 10:35 WIB Netizen Lia Sukriati

Taman Regol. (Lia Sukriati)

Lia Sukriati

Ibu rumah tangga minat menulis, tinggal di Cilengkrang Kabupaten Bandung.

AYOBANDUNG.COM -- Kamis, 25 juni 2020, beberapa tempat bermain anak-anak di kota Bandung masih tampak sepi, beberapa gerbang pintu masuk memang sengaja ditutup, seperti contohnya di Taman Lalu Lintas dan juga taman Alun-alun Regol. Tidak terlihat pedagang sedikitpun yang biasanya mangkal di sepanjang jalan masuk.

Kemungkinan ini adalah imbas dari masih diberlakukannya PSBB di Jawa Barat. Meskipun perpanjangan PSBB ini tidak diberlakukan di seluruh Jawa Barat (hanya di zona-zona merah dan yang berpotensi menjadi zona penularan covid-19 saja), namun beberapa masyarakat masih merasa was-was untuk keluar rumah, apalagi melakukan aktivitas yang mengikutsertakan anak-anak di dalamnya, padahal sebelum masa pandemi corona, kedua taman tersebut menjadi tempat favorit anak-anak, apalagi di saat weekend dan masa libur sekolah.

Selain tiket masuknya yang murah (tiket masuk taman lalu lintas sebesar 7 ribu rupiah sebelum pandemi), juga ada tempat- tempat yang tidak berbayar, alias gratis, salah satu contohnya Taman Alun-alun Regol.

Ada beberapa fasilitas yang tersedia di Taman Lalu Lintas, di antaranya kereta mini, kolam renang, tempat bermain anak, tempat piknik keluarga, penyewaan kuda, rumah pohon dan spot selfi. Untuk masuk ke kolam renang, dikenakan tiket masuk tambahan sebesar 11 ribu/orang.

Sedangkan di taman Regol, fasilitas yang tersedia adalah kolam mini yang sengaja diperuntukkan bagi anak-anak usia 1,5 tahun-8 tahun. Walaupun tidak berbayar, namun pengunjung tetap diwajibkan membawa uang, karena di sepanjang taman yang direnovasi kembali oleh Ridwan Kamil, yang pada waktu itu masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung tersebut, diramaikan oleh para pedagang di area pinggir taman. Bukan tidak mungkin, jika anak Anda yang masih kecil akan merengek minta jajan, setelah melihat aneka makanan dan mainan yang tergerai di sana.

Namun tidak untuk sekarang ini, pandemi corona telah mengubah taman-taman ini menjadi sepi dan lengang. Bahkan sebagian petugas Taman Lalu Lintas sudah lebih dulu dirumahkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Setidaknya hingga pandemi corona ini berakhir. Hanya beberapa petugas keamanan saja yang masih terlihat di gerbang masuk.

Ini hanyalah sebagian contoh kecil saja, ada banyak lagi tempat-tempat dan arena bermain anak yang terpaksa berhenti beroperasi karena pandemi ini. Di Bandung sendiri terdapat beberapa tempat usaha yang mengalami penutupan, di antaranya industri kuliner, perhotelan, dan wisata.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers