web analytics
  

Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Orang Indonesia?

Jumat, 26 Juni 2020 01:30 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Sunscreen Apa yang Cocok untuk Kulit Orang Indonesia?, Sunscreen,tips kecantikan

[Ilustrasi] Sunscreen (AdoreBeautyNZ/Pixabay )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Produk antiaging umumnya digunakan perempuan dewasa dengan usia 25 tahun ke atas. Namun, produk antiaging boleh digunakan sejak usia anak-anak.

"Produk antiaging nomor satu itu sunscreen melindungi kulit dari paparan sinar matahari sejak dini. Sejak anak-anak boleh pakai sunscreen," kata Dokter spesialis Kulit dan Kelamin Listya Paramita, dikutip dari Suara.com.

Menurutnya, di beberapa negara seperti Australia, dengan jumlah kasus kanker kulit sangat tinggi, sekolah telah mengajarkan muridnya untuk membawa sunscreen alias tabir surya.

Untuk suhu tropis seperti di Indonesia, Listya mengatakan, cukup gunakan sunscreen dengan kadar SPF minimal 30. Meski begitu, jumlah SPF juga harus disesuai dengan kegiatan yang dilakukan.

"Kalau kita kulit sawo matang kegiatan enggak ekstrem di bawah paparan matahari pakai SPF 30, minimal pagi, diulang siang, itu sudah cukup. Tapi kalau kegiatan ekstrem di bawah paparan matahari, seperti naik gunung, outbond itu pakai SPF yang lebih tinggi 50," tuturnya.

Aktivitas juga mempengaruhi, lanjutnya. Jika untuk kegiatan sehari-hari, dia menyarankan pakai sunscreen atau tabir surya jenis water base. Namun, jika akan berenang di pantai atau naik gunung sebaiknya memakai sunscreen oil base agar tidak cepat luntur.

Meski begitu, Listya mengingatkan, sebelum menggunakan kosmetik antiaging sebaiknya perhatikan lebih dulu masalah utama pada wajah. Misalnya, jika kulit wajah berjerawat sebaiknya gunakan dulu produk untuk mengobati kulit jerawat.

"Jangan buru-buru pakai antiaging. Kecuali kalau memang kulitnya baik-baik aja gak masalah, gak apa-apa dari usia belasan juga. Mau pakai serum gak ada masalah. Produk bukan diciptakan berdasarkan usia tapi diciptakan berdasarkan kebutuhan," tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers