web analytics
  

Tusuk Wiranto, Abu Rara Divonis 12 Tahun Penjara

Kamis, 25 Juni 2020 15:02 WIB
Umum - Nasional, Tusuk Wiranto, Abu Rara Divonis 12 Tahun Penjara, Penyerang Wiranto,Wiranto Ditusuk,Abu Rara,penusuk wiranto abu rara,vonis penusuk wiranto,Republika Ayobandung

Mantan Menko Polhukam Wiranto (kanan). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat memvonis terdakwa penusuk mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara selama 12 tahun penjara.

"Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak terorisme dengan mengajak anak dan tindak terorisme sebagaimana dalam dakwaan satu dan dakwaan dua. Menjatuhkan pidana kepada Abu Rara dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara," kata Ketua Majelis Hakim Masrizal, di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (25/6/2020).

Abu Rara dinyatakan melanggar pasal 15 junto Pasal 6 junto pasal 16 Undang-Undang nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi undang-undang.

"Penetapan pidana terhadap terdakwa dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," tambahnya.

Putusan majelis hakim tersebut empat tahun lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan 16 tahun penjara Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah mendengar putusan hakim, Abu Rara diberi kesempatan untuk mengajukan banding apabila merasa keberatan dengan putusan Majelis Hakim.

Namun dia menyatakan menerima putusan tersebut. "Bismillah saya terima putusan hakim tanpa cela," kata Abu Rara.

Selanjutnya, Majelis Hakim mengetok palu menandakan sidang telah usai dan ditutup. Sebelumnya, istri Abu Rara, Fitri Diana divonis divonis 9 tahun penjara. Vonis itu 4 tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Istri Abu Rara itu disebut terbukti melakukan kegiatan tindak pidana terorisme dengan suaminya di Menes, Pandegelang, Banten pada Oktober 2019.

"Terdakwa dianggap terbukti dalam tindak pidana terorisme seperti yang dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU). Maka dengan ini Fitri Diana dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara," kata Masrizal.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Kasus Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Capai 74 Persen

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 20:15 WIB

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus kematian pada minggu ini meningkat drastis dibandingkan minggu sebelumny...

Umum - Nasional, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Capai 74 Persen, Satgas Covid-19,Kematian Akibat Covid-19,Kasus Kematian Covid-19

Wapres Ma'ruf Amin Tidak Pernah Dilibatkan Bahas Perpres Investasi Mir...

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 19:38 WIB

Wakil Presiden Ma'ruf Amin disebut tidak dilibatkan dalam pembahasan peraturan presiden yang mengatur soal investasi ind...

Umum - Nasional, Wapres Ma'ruf Amin Tidak Pernah Dilibatkan Bahas Perpres Investasi Miras, Wapres Ma'ruf Amin,Perpres investasi miras,Perpres Investasi Miras Dicabut

Varian B117 Belum Terbukti Ganggu Kinerja Vaksin

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 19:35 WIB

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan varian baru Covid-19, B 117, dari Inggris b...

Umum - Nasional, Varian B117 Belum Terbukti Ganggu Kinerja Vaksin, Corona B117,varian baru Covid-19,vksin covid-19,vaksin corona

Bio Farma Olah 10 Juta Bulk Vaksin Covid-19 di Minggu Ketiga Maret 202...

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 18:37 WIB

Bio Farma kembali menerima vaksin dalam bentuk bulk vaksin Covid-19 gelombang ke-3 dari Sinovac, sebanyak 10 juta dosis...

Umum - Nasional, Bio Farma Olah 10 Juta Bulk Vaksin Covid-19 di Minggu Ketiga Maret 2021, Bio Farma,Vaksin Covid-19,Bulk Vaksin Covid-19,Vaksin Sinovac

Punah 172 Tahun Lalu, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 15:54 WIB

Burung endemik yang diidentifikasi sebagai Pelanduk Kalimantan (Malacocincla perspicillata) ditemukan warga Kabupaten Ba...

Umum - Nasional, Punah 172 Tahun Lalu, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan, Pelanduk Kalimantan,Malacocincla perspicillata,spesies burung punah,burung pelanduk ditemukan kembali

Renovasi 110 Rumah Sakit oleh Kemenhan Dinilai Kurang Transparan

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 15:52 WIB

Renovasi yang bersumber APBN itu dinilai tidak transparan.

Umum - Nasional, Renovasi 110 Rumah Sakit oleh Kemenhan Dinilai Kurang Transparan, kemenhan,renovasi rumah sakit,refocusing anggaran Covid-19

Varian Baru Covid-19 B117 Ditemukan di 2 Pasien Indonesia

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 15:25 WIB

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengonfirmasi temuan dua kasus mutasi virus jenis baru B117-UK di Tanah Air. Temua...

Umum - Nasional, Varian Baru Covid-19 B117 Ditemukan di 2 Pasien Indonesia, varian baru Covid-19,varian baru corona,B117,Corona B117

Kuota Internet Gratis Kemendikbud: Cara Daftar dan Syaratnya

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 14:47 WIB

Kuota Internet Gratis Kemendikbud: Cara Daftar dan Syaratnya

Umum - Nasional, Kuota Internet Gratis Kemendikbud: Cara Daftar dan Syaratnya, Kuota Internet gratis,Kuota internet dari Kemendikbud,Kuota Internet,cara mendapatkan kuota internet gratis,cara mendapatkan kuota internet kemendikbud
dewanpers