web analytics
  

Pakai Protokol Kesehatan, Biaya Pernikahan Bakal Melonjak

Rabu, 24 Juni 2020 14:31 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Pakai Protokol Kesehatan, Biaya Pernikahan Bakal Melonjak, Kawin AKB,Menikah AKB,Menikah,Jasa Pernikahan Bandung,Berita Bandung

Simulasi resepsi di Graha Batununggal, Rabu (24/6/2020). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG KIDUL, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah mengevaluasi kemungkinan resepsi pernikahan untuk kembali digelar di gedung ataupun fasilitas pribadi. 

Namun, terdapat berbagai penerapan protokol kesehatan yang harus dipenuhi.

Protokol tersebut di antaranya adalah perlengkapan alat pelindung diri (APD) bagi para petugas wedding organizer (WO), katering, penyelenggara hiburan, penyediaan tempat cuci tangan, hingga ruang isolasi. 

Selain itu, tamu undangan hanya bisa ditampung sebanyak 30% dari total kapasitas ruangan.

Untuk standar pernikahan dengan WO dan katering sewaan, seluruh protokol tersebut akan dipenuhi oleh para vendor. Sehingga, tarif penyelenggaraan resepsi pun akan naik.

"Akan ada kebaikan biaya, tapi belum tahu besarannya. Yang jelas tidak akan sampai dua kali lipat," ungkap Ketua Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan (FAPJP) Kota Bandung Aries Ismullah Ardiansyah saat ditemui selepas simulasi resepsi di Graha Batununggal, Rabu (24/6/2020).

Dia mengatakan, bila izin penyelenggaraan resepsi dikabulkan di Kota Bandung, maka pihak WO akan aktif memantau pergerakan seluruh tamu undangan yang hadir. 

Dia juga mengimbau agar para vendor jasa pernikahan untuk segera bergabung dengan asosiasi masing-masing agar lebih mudah terpantau.

"Harus masuk organisasi masing-masing, seperti organisasi katering atau dekorasi. Nanti pihak kami (FAPJP) akan merekomendasi siapa aja vendor-vendor yang siap beroperasi," ungkapnya. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers