web analytics
  

[Cek Fakta] Tak Pakai Masker Akan Didenda Rp250.000 oleh Aparat?

Rabu, 24 Juni 2020 09:58 WIB M. Naufal Hafizh

Pesan Whatsapp yang menyebutkan bahwa Masyarakat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang tidak memakai masker akan didenda minimal Rp250.000 oleh aparat viral di media sosial. (kominfo_pemkot_tsm/Instagram)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sebuah foto pesan berantai WhatsApp yang menyebutkan bahwa Masyarakat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang tidak memakai masker akan didenda minimal Rp250.000 oleh aparat viral di media sosial.

Pesan WhatsApp itu berisi:

"Assalamualaikum Wr...Wb...

Mohon Ijin Kepada Semua Masyarakat Kabupaten dan kota Tasikmalaya Bahwa Akan Ada Razia betkaitan dengan penerapan disiplin pencegahan wabah covid 19.

Ini Akan Melibatkan Beberapa Unsur :

1.Kepolisian

2. TNI

3. Satpol PP

4. Dishub

5. Tiga Pilar

Skala Kecamatan.

Jika Ketauan Tidak Memakai Masker maka Akan Di Kenakan Denda Berupa :

1.Menyapu

2.Menyanyikan Lagu Wajib

3.Denda Minimal Rp.250.000

Tolong Infokan Kepada Saudara Ya Yg Akan Keluar Rumah."

Namun, benarkah informasi tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Ayobandung.com, Rabu (24/6/2020), Kominfo Pemkot Tasikmalaya melalui akun Instagramnya menyebutkan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Dalam keterangan foto yang diunggah di Instagram resminya, @kominfo_pemkot_tsm, Kominfo Pemkot Tasikmalaya menyebutkan, berdasarkan Peraturan Wali Kota Tasikmalaya Nomor 19 Tahun 2020 tentang "Pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar Secara Proporsional di Kota Tasikmalaya dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019” tidak ada aturan pelanggar akan didenda dengan uang minimal Rp250.000.

Dalam Peraturan Wali Kota Tasikmalaya Nomor 19 Tahun 2020 tersebut, Bab IX mengenai Sanksi, Pasal 34 disebutkan bahwa Gugus Tugas Tingkat Kota yang bertugas menegakkan hukum memiliki tahapan melakukan tindakan hukum. Namun, dalam tahapan tersebut, tidak ada tindakan berupa denda uang.

Berikut kutipan peraturan tersebut mengenai sanksi

SANKSI

Pasal 34

(1) Penegakan hukum dalam rangka pelaksanaan Peraturan Wali Kota ini dilakukan oleh Gugus Tugas Tingkat Kota.

(2) Kewenangan Gugus Tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:

a. melakukan tindakan penertiban non-yustisial terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas Peraturan Wali Kota ini, seperti membubarkan kerumunan dan/atau keramaian, yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran dan penularan Covid-19;

b. menindak warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat;

c. melakukan tindakan penyelidikan terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang diduga melakukan pelanggaran atas Peraturan Wali Kota ini; dan

d. melakukan tindakan administratif terhadap warga masyarakat, aparatur, atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas Peraturan Wali Kota ini,

berupa:

1. teguran lisan;

2. peringatan;

3. catatan Kepolisian terhadap para pelanggar;

4. penahanan kartu identitas;

5. pembatasan/penghentian/pembubaran kegiatan;

6. penutupan sementara;

7. pembekuan izin; dan

8. pencabutan izin.

(3) Penegakan hukum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) didasarkan kepada etika dan moral serta dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundangundangan.

KESIMPULAN

Dari penjelasan cek fakta di atas, diketahui bahwa kabar yang menyebutkan masyarakat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang tidak memakai masker akan didenda minimal Rp250.000 oleh aparat viral di media sosial adalah tidak benar atau Hoaks.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers