web analytics
  

Kasus Berkurang, Penyebaran Covid-19 di Bandung Diklaim Terkendali

Rabu, 24 Juni 2020 06:03 WIB

[Ilustrasi] Warga memadati Pasar Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (23/5/2020). (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Berdasarkan kasus positif, orang dalam pengawasan (ODP), dan pasien dalam pengawasan (ODP) yang berkurang, Pemerintah Kota Bandung mengklaim penyebaran Covid-19 terkendali.

Selain itu, pelonggaran usaha di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proposional diklaim tak membuat penyebaran virus corona semakin meluas.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, jumlah ODP, PDP, dan positif aktif semakin berkurang di Kota Bandung.

Menurutnya, jumlah positif aktif sebanyak 138 orang pada 13 Juni namun pada Selasa (23/6/2020) menurun menjadi 103 orang.

Selain itu, ODP aktif dari 265 orang pada 13 Juni menjadi 253 orang hari ini dan PDP 158 orang pada 13 Juni menjadi 150 orang hari ini.

"Kita sudah konsultasi dengan dinas provinsi (Jabar) dan para ahli, Bandung tidak ragu mengklaim cukup berhasil, mampu mengendalikan (Covid-19). Datanya landai, kami sudah mampu mengendalikan," ujarnya, di Balai Kota Bandung, Selasa (23/6/2020).

Dia melanjutkan, kebijakan pelonggaran tempat usaha seperti mal dan restoran saat PSBB proposional tidak berdampak kepada meluasnya penyebaran Covid-19 di Bandung.

Selain itu, pihaknya terus menerapkan standar protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional pasca terdapat pedaganh positif covid-19.

"Tracing terus dilakukan dan pembersihan (pasar) dengan disinfektan, pedagang menerapkan standar protokol kesehatan. Aktivitas ekonomi disana sudah berjalan," katanya.

Ema menambahkan, pihaknya terus meningkatkan pengawasan di kewilayahan. Menurutnya, terdapat warga yang masih berkumpul di taman tanpa menjaga jarak. Dia mengatakan, pihaknya terus mendorong agar masyarakat menerapkajln standar protokol kesehatan dengan baik.

Terkait dengan tempat usaha dan ruang publik lainnya seperti tempat hiburan, kebun binatang, kolam renang, dan Car Free Day, Ema mengaku masih menggodok kebijakan tersebut. Menurutnya, seluruh hasil evaluasi akan dilaporkan kepada Wali Kota Bandung.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers