web analytics
  

Sepeda Lipat Kreuz, "Brompton" Made In Bandung yang Tengah Naik Daun

Selasa, 23 Juni 2020 21:32 WIB Nur Khansa Ranawati
Gaya Hidup - Komunitas, Sepeda Lipat Kreuz, "Brompton" Made In Bandung yang Tengah Naik Daun, Sepeda Lipat,Kreuz,Sepeda Brompton,Brompton,Yudi Yudiantara,Hobi Sepeda Bandung,Sepeda Bandung,Berita Bandung,Berita Viral Bandung,Brompton Bandung,Sepeda Murah,Sepeda Lipat Bandung

Sepeda Lipat Kreuz asli buatan Bandung yang mirip Brompton (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, tren sepeda lipat tengah menjamur di kalangan masyarakat. Tak tanggung-tanggung, merek sepeda asal Inggris, Brompton, yang dibanderol dengan harga ratusan juta rupiah pun kini ramai diincar.

Namun, Anda tak harus merogoh kocek sedemikian tinggi untuk memiliki unit sepeda lipat impian. Di Kota Bandung, sekelompok perajin sepeda berhasil membuat sepeda lipat yang desainnya terinspirasi dari merek sepeda asal London, Inggris tersebut.

Sepeda yang dinamai Kreuz ini juga tidak kalah diganderungi banyak orang. Betapa tidak, sejak diproduksi pada awal 2020, antrean pre-order sepeda Kreuz sekarang telah mencapai September 2021.

Salah satu pendiri Kreuz, Yudi Yudiantara (50) mengaku tidak menyangka animo masyarakat sedemikan besar. Dia awalnya mencoba membuat prototipe sepeda lipat pada akhir 2019, ketika mengikuti Indonesia Cycling Festival (ICF) di Senayan, Jakarta.

"Di sana kami menjual pannier (tas sepeda) untuk touring, mereknya juga Kreuz. Ternyata banyak yang pakai Brompton, akhirnya bulan Desember mulai terpikir untuk bikin sepeda," ungkapnya ketika ditemui di workshop Kreuz di bilangan Cikutra, Bandung, Senin (23/6/2020) malam.

Kala itu, dia dan rekan-rekannya mencoba membuat prototipe sepeda lipat dengan mereka-reka bentuk Brompton. Hal yang ada di pikirannya saat itu adalah membuat sepeda dengan kualitas yang tak kalah dari sepeda Inggris, namun dapat dijual dengan harga sekelas sepeda lipat buatan China.

"Dan kami berusaha bikin produk yang kualitasnya jauh lebih baik dari buatan China. Sekarang China juga punya sepeda lipat yang terkenal, yaitu 3Sixty dan Pikes (Element Pikes)," ungkapnya.

Di akhir 2019, bersama rekannya, Jujun Junaedi (37), dia membawa sepedanya prototipe-nya tersebut ke Solo, Jawa Tengah untuk diperlihatkan kepada seorang rekan yang juga pehobi sepeda. Ternyata, kala itu dia didaulat untuk melakukan presentasi sederhana di depan komunitas pehobi sepeda.

"Saya enggak meminta mereka untuk beli, tapi berusaha ngasih lihat produk lokal Indonesia pun bisa bersaing," ungkapnya.

Selepas kunjungan ke Solo tersebut, sejumlah orang akhirnya mengontak Yudi untuk memesan sepeda Kreuz. Namun, kala itu pemesanan tidak dilakukan secara terbuka.

"Karena yang nanyain terus bertambah, akhirnya saya bikin lelang di Facebook. Waktu itu tidak sampai satu jam sudah habis 10 buah," ungkapnya.

Akhirnya, pada awal Mei 2020, ia mulai mengumumkan pre-order Kreuz secara terbuka via WhatsApp. Untuk satu kloter pemesanan, ia membatasi untuk hanya mengerjakan 10-15 sepeda.

Ketika Ayobandung.com menyambangi workshop Kreuz, pre-order sepeda tersebut telah terisi hingga Februari 2020. Keesokan siangnya, Selasa (23/6/2020), slot pre-order telah terisi hingga September 2021.

"Sekarang saya tutup semua order agar bisa konsentrasi bekerja. Takutnya jadi enggak kekontrol," ungkapnya.

Didesain Sesuai Medan

Yudi menyebutkan, selain hampir seluruh bagian sepeda Kreuz menggunakan produk lokal, teknologinya pun disesuaikan dengan kontur jalan di Kota Bandung khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Hal ini yang menjadikannya berbeda dengan Brompton ataupun sepeda lipat lainnya.

"Medan jalan di luar negeri dan Indonesia kan berbeda. Kami menyesuaikan dengan jalanan di Indonesia, khususnya di Bandung yang rata-rata tidak mulus," ungkapnya.

Dia memaparkan, secara fisik perbedaan yang kentara antara Brompton dan Kreuz terletak pada frame-nya. Frame sepeda Kreuz tampak lebih melengkung dan 'slim'.

"Selain itu perbedaan juga ada headtube, yang kami ada cincinnya. Headset pakai yang oversized MTB. Ukutan bushing juga berbeda. Kalau secara visual perbedaan hanya di tekukan," jelasnya.

Dia juga menyebutkan produk Kreuz memiliki jaminan garansi purna jual. Untuk mengerjakan lebih dari 100 unit sepeda tersebut, saat ini pihaknya bekerja sama dengan 34 UMKM asal Kota Bandung.

"Kami cari vendor-vendor UMKM yang bisa support dan mau berjuang bareng. Intinya kami juga ingin membangun bisnis yang bisa memberdayakan banyak pihak," ungkapnya.

Satu unit sepeda Kreuz memiliki harga yang bervariasi, tergantung dari jenis dan kualitas sparepart yang bisa dipilih sesuai keinginan. Namun, mereka membanderol harga satu set frame sepeda seharga Rp3,5 juta.

Setidaknya, diperlukan Rp7 juta untuk membawa pulang satu unit sepeda lipat Kreuz yang telah terpasang utuh siap pakai.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Memaknai Kemenangan di Hari Raya Idulfitri Ala Rasulullah

Komunitas Kamis, 13 Mei 2021 | 11:25 WIB

Terkait perayaan Idulfitri, Nabi Muhammad SAW mengatakan keutamaan di hari ini yang membuatnya berbeda dengan hari-hari...

Gaya Hidup - Komunitas, Memaknai Kemenangan di Hari Raya Idulfitri Ala Rasulullah, memaknai Hari Raya Idulfitri,kemenangan umat muslim,perayaan Idulfitri,keutamaan Hari Raya Idulfitri,perayaan Hari Raya Idulfitri

5 Tanaman Hias Pembersih Udara di Rumah

Komunitas Kamis, 6 Mei 2021 | 04:10 WIB

5 Tanaman Hias Pembersih Udara di Rumah

Gaya Hidup - Komunitas, 5 Tanaman Hias Pembersih Udara di Rumah, Tanaman Hias,tanaman pembersih udara,tanaman hias indoor,tanaman hias rumah,Lidah Buaya,Kaktus,lidah mertua,Cocor Bebek,tanaman kupu-kupu

Yuk Pilih! 11 Tanaman Hias Premium untuk Percantik Rumah Saat Lebaran

Komunitas Selasa, 4 Mei 2021 | 01:16 WIB

Selain membuat suasana asri, tanaman hias juga bisa membuat rumah Anda menjadi lebih instagramable sebagai tempat berfot...

Gaya Hidup - Komunitas, Yuk Pilih! 11 Tanaman Hias Premium untuk Percantik Rumah Saat Lebaran, tanaman hias Lebaran,Merawat Tanaman Hias,tanaman hias premium terbaik,tanaman hias terbaik,tanaman hias paling mahal di dunia,tanaman hias paling bagus

Bandung Doodle Art, Komunitas yang Berawal dari Hobi

Komunitas Senin, 3 Mei 2021 | 14:51 WIB

Salah satu wadah dan tempat untuk orang-orang yang menyukai ataupun ingin mempelajari doodle art adalah Komunitas Bandun...

Gaya Hidup - Komunitas, Bandung Doodle Art, Komunitas yang Berawal dari Hobi, Bandung Doodle Art,komunitas Bandung,Doodle

Tanaman Hias Janda Bolong, Harganya Tak Bisa Bohong

Komunitas Sabtu, 24 April 2021 | 07:28 WIB

Janda bolong bisa dijual mencapai puluhan juta per daunnya.

Gaya Hidup - Komunitas, Tanaman Hias Janda Bolong, Harganya Tak Bisa Bohong, Tanaman Hias Janda Bolong,Janda Bolong,harga janda bolong,Tanaman Varigata,Daun varigata,Beli janda bolong

5 Langkah Bikin Tanaman Hias Lebih Cantik, Kamu yang Mana?

Komunitas Selasa, 20 April 2021 | 18:25 WIB

Mulai dari teknik penyiraman hingga teknik pencahayaan Matahari harus diperhatikan oleh pencinta tanaman hias.

Gaya Hidup - Komunitas, 5 Langkah Bikin Tanaman Hias Lebih Cantik, Kamu yang Mana?, Tanaman Hias,5 Langkah Bikin Tanaman Hias Lebih Cantik,Minaqu Home Nature Kota Bogor,tanaman hias bogor,Tanaman Hias Adalah,cara mempercantik tanaman hias

Prediksi Tanaman Hias yang Bakal Tren di 2021

Komunitas Selasa, 20 April 2021 | 11:39 WIB

Tanaman hias mulai tren saat pandemi COVID-19 melanda. Lantas, apakah tren tersebut akan bertahan pada 2021?

Gaya Hidup - Komunitas, Prediksi Tanaman Hias yang Bakal Tren di 2021, Tanaman Hias,Prediksi tanaman hias,prediksi tanaman hias 2021,tren tanaman hias 2021,tanaman hias 2021,tanaman hias populer 2021

Ini Tanaman Hias Paling Dicari di Bogor, Ada yang Punya Kamu?

Komunitas Senin, 19 April 2021 | 22:21 WIB

Ini Tanaman Hias Paling Dicari di Bogor

Gaya Hidup - Komunitas, Ini Tanaman Hias Paling Dicari di Bogor, Ada yang Punya Kamu?, Tanaman Hias,tanaman hias bogor,janda bolong bogor,tanaman favorit warga bogor,tanaman langka di bogor,tren tanaman hias 2021

artikel terkait

dewanpers