web analytics
  

Titik Kordinat Jadi Kendala PPDB di Purwakarta

Selasa, 23 Juni 2020 14:34 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Titik Kordinat Jadi Kendala PPDB di Purwakarta , PPDB Jabar,PPDB Purwakarta,PPDB,PPDB SMA,PPDB SMK Jabar

Ilustrasi (Istimewa)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah saat ini melalui jalur afirmasi, perpindahan orangtua, zonasi dan prestasi, termasuk sekolah di Kabupaten Purwakarta.

PPDB jalur afirmasi tingkat SMP di Kabupaten Purwakarta telah selesai. Adapun yang saat ini tengah berjalan adalah jalur perpindahan orangtua yang akan berakhir 23 Juni 2020 mendatang.

Sementara PPDB jalur prestasi akan dimulai 24 sampai 26 Juni. Sedangkan jalur zonasi baru akan dimulai 29 Juni sampai 3 Juli 2020 mendatang.

Ketua PPDB Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi menyebut dari semua jalur PPDB peserta didik harus mengirimkan titik kordinat tempat tinggal ke pihak sekolah tujuan melalui aplikasi

Namun titik kordinat itu sering kali menjadi persoalan dalam sistem, karena tempat tinggal peserta didik tidak muncul atau meleset.

"Biasanya yang sering ditemukan saat pelaksanaan PPDB itu masalah koordinat yang tak muncul di sistem. Banyak operator yang mendaftarkan siswa secara kolektif di tempat yang sama sehingga itu jadi masalah," ungkap dia, Selasa (23/6/2020).

Ia meminta pihak sekolah datang ke tempat tinggal calon peserta didik untuk memastikan jarak yang sebelumnya telah dikirim ke operator sekolah.

"Memang titik kordinat menjadi persoalan, jika kurang tepat, minimal melesetnya itu berjarak 10 meter, kalau mendaftarnya baru oleh pihak sekolah asal, maka yang membantu wajib memastikan ke akuratan jarak," kata Didi.

Titik kordinat akan menjadi penting terutama pada jalur zonasi, karena jarak akan menentukan diterima atau tidaknya calon peserta didik.

"Jaraknya semakin dekat ke sekolah peluang diterimanya besar," kata pria yang juga menjabat Sekdis Pendidikan Purwakarta itu.

Diketahui, PPDB jalur apirmasi sebanyak 15%, perpindahan orangtua 5%, zonasi 60% dan jalur prestasi 20%.

"Khusus jalur prestasi persentasenya akumulasi nilai rapor dan piagam penghargaan," ujar Didi menambahkan.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers