web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Pentingnya Menggunakan Kaca Spion pada Sepeda Motor

Senin, 22 Juni 2020 09:24 WIB Redaksi AyoBandung.Com

Ilustrasi sepeda motor (Ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Banyak orang menganggap kaca spion motor terkesan mengganggu ketika dipasang pada sepeda motor. 

Namun faktanya kaca spion pada sepeda motor merupakan salah satu instrumen penting saat berkendara agar terhindar dari risiko kecelakaan.

Kaca spion sudah didesain dengan spesifikasi dan model tertentu untuk setiap tipe sepeda motornya, rata-rata spesifikasi spion memiliki tinggi 75 - 80 mm dan lebar 130 - 140 mm sedangkan tinggi tangkai dari grip berkisar 10 - 13 cm. 

Selain itu, jenis kaca pada spion juga dirancang sedemikian rupa agar objek yang terlihat lebih jelas nampak di spion. 

“Tentunya kondisi yang baik pada kaca spion harus ada dari dua sisi, yaitu situasi sebelah kanan dan kiri,” ujar Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Senin (22/6/2020).

Fungsi dari kaca spion pada sepeda motor di antaranya untuk mencegah terjadinya tabrakan saat akan pindah jalur. 

“Dengan kita melihat spion sebelum berpindah jalur dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan dengan kendaraan lain,” ujar Ludhy.

Kemudian mengatur posisi kaca spion secara ideal, adanya spion dapat berfungsi membantu menambah ruang pandang pengendara untuk melihat kondisi lalu lintas atau jalanan di samping atau belakang pengendara. 

“Tentunya penyesuaian spion harus dilakukan setelah pengemudi mendapatkan posisi berkendara yang paling tepat dan baik untuk mengemudi,” ujar Ludhy

Selanjutnya fungsi dari kaca spion adalah untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas. 

Bagi yang sering berkendara malam atau melalui daerah yang rawan tindak kejahatan. Spion dapat menjadi alat pemantau bagian belakang kendaraan yang membuat selalu awas terhadap gerak-gerik mencurigakan.

Selain itu, perlu diketahui bersama bahwa saat berkendara diharuskan untuk saling menjaga jarak dengan kendaraan lain. Hal tersebut sudah pasti agar tidak terjadi gesekan atau senggolan, bila sadar harus jaga jarak berkendara maka menggunakan spion standar seharusnya bukan masalah lagi, karena spion standar sudah dirancang produsen sepeda motor sedemikian rupa supaya sesuai dengan fungsinya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers