web analytics
  

Bupati Bandung Izin SJH Jadi Markas Persib, Ini Reaksi Manajemen

Jumat, 19 Juni 2020 18:30 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Bupati Bandung Izin SJH Jadi Markas Persib, Ini Reaksi Manajemen, Stadion Si Jalak Harupat,Direktur Persib Teddy Tjahjono

Stadion Si Jalak Harupat (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono menyambut positif kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai markas lanjutan Liga 1 2020.

Persib kemungkinan besar akan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, mengingat kompetisi akan terpusat di Jawa. Artinya skuat Maung Bandung akan tetap bisa menggunakan markasnya itu untuk menggelar laga kandang di sisa kompetisi musim 2020.

"Wow mantap kalau Si Jalak Harupat siap jadi markas lagi," kata Teddy melalui aplikasi pesan singkat, Jumat (19/6/2020).

Pada tiga laga awal Liga 1 2020, skuat Maung Bandung menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Soreang, Kabupaten Bandung, sebagai markas. Namun untuk kelanjutan Liga 1 2020 yang diwacanakan tanpa penonton, pihaknya masih mempertimbangkan dua opsi stadion untuk dijadikan homebase Pangeran Biru. 

Untuk opsi pertama, Persib ingin memprioritaskan stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markasnya. Sementara untuk opsi kedua, Stadion Si Jalak Harupat (SJH).

Meski begitu, Persib tetap menyiapkan rencana cadangan bila stadion GBLA tak bisa kembali dijadikan kandang skuat Pangeran Biru. Salah satunya dengan memilih kembali Stadion Si Jalak Harupat sebagai markas musim ini.

"Kita akan putuskan di antara 2 alternatif tersebut (Si Jalak Harupat dan Gelora Bandung Lautan Api). Kita lihat saja nanti hasilnya. Semoga liga 2020 mempunyai kualitas pertandingan yang lebih baik dan bersih, termasuk kualitas wasit yang harus terus diperbaiki," ujarnya.

Di lain pihak, Bupati Bandung Dadang Naser menegaskan Stadion Si Jalak Harupat sangat siap jika Persib mau menggunakan sebagai markas dalam lanjutan Liga 1 2020 yang wacananya kembali bergulir September mendatang.

Alasan kesiapan stadion berkapasitas 27.000 itu bisa digunakan Persib lantaran wilayah Kabupaten Bandung sudah berada di zona biru di tengah mewabahnya Covid-19.

"Kami sangat welcome yang menggunakan markasnya Si Jalak Harupat, terus ada pertandingan pertandingan skala Liga 1, itu kami sangat welcome meski di saat covid. Itu silahkan Jalak Harupat digunakan karena kami sudah berada di jalur biru," kata Dadang.

Meski demikian, Dadang meminta semua pihak tetap harus mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran baru Covid-19 di walaupun kabupaten Baru sudah berstatis zona biru Covid-19.

"Kami sudah berada di jalur biru, bukan berarti aman tetap harus ada protokol kesehatan. Panitia harus ada. Pembatasan penonton juga sedang dibicarakan dengan panpel. Tapi stadion Si Jalak Haruat sangat siap untuk para pecinta sepak bola," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers