web analytics
  

3 Tanda WhatsApp Diretas dan Cara Mengatasinya

Jumat, 19 Juni 2020 10:32 WIB

[Ilustrasi] WhatsApp diretas. (Tumisu/Pixabay )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Pengguna WhatsApp mungkin tidak mengetahui bahwa dirinya telah disadap oleh seseorang. Hal itu, bisa jadi, karena pengguna belum memahami sejumlah fitur keamanan di WhatsApp.

Dilansir laman Digitbin, Jumat (19/6/2020), berikut 3 cara mengetahui jika WhatsApp pengguna disadap dan solusi mengatasinya:

1. Aktif di perangkat lain

WhatsApp memungkinkan pengguna mengakses layanannya melalui web. Salah satu untuk mengetahui apakah WhatsApp telah disadap adalah dengan melihat keaktifan akun WhatsApp di perangkat lain selain perangkat milik pengguna sendiri.

Pengguna bisa mengeceknya dengan mengakses WhatsApp > klik ikon tiga titik di bagian kanan atas > pilih opsi WhatsApp Web. Informasi mengenai akun WhatsApp pengguna yang aktif di perangkat lain akan muncul.

Untuk memutuskan sambungan koneksi mencurigakan tersebut, pengguna dapat keluar atau log out dari semua perangkat yang tertera pada WhatsApp web.

Agar hal ini tidak terjadi lagi, solusi paling efektif adalah mengonfigurasi WhatsApp dengan App Lock. Dengan cara ini, meskipun orang lain mencuri atau mengambil ponsel pengguna, orang tersebut tidak dapat mengakses aplikasi WhatsApp dan menghubungkannya ke PC atau aplikasi lain melalui WhatsApp web.

2. Nomor terdaftar di perangkat lain

Cara lain seseorang dapat memata-matai WhatsApp adalah mengaktifkan akun di perangkat lain dengan mendaftarkan nomor pengguna.

Pada dasarnya, orang tersebut mendaftarkan nomor pengguna di ponsel lain dan memulihkan semua obrolan atau percakapan yang tersimpan dalam aplikasi. Siapa pun dapat melakukan hal ini dengan mengambil ponsel pengguna untuk menerima kode verifikasi yang dikirim WhatsApp.

Jika hal itu terjadi, pengguna akan melihat pesan "Ponsel ini tidak dapat diverifikasi" karena nomornya terdaftar di perangkat lain. Pengguna dapat memverifikasi ulang nomor pengguna untuk mendapatkan kembali akses akun.

Untuk mengatasinya, pengguna dapat mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah dengan membuka Pengaturan > Akun > Aktifkan verifikasi dua langkah.

3. Diretasnya file WhatsApp

Hal ini merupakan metode yang rumit untuk mendapatkan akses ke obrolan WhatsApp. Penyadap dapat mengakses obrolan bahkan dengan akun WhatsApp yang terkunci.

Penyadap akan menargetkan log obrolan WhatsApp, gambar, bideo, dan media lain di File Manager. Penyadap juga dapat mengirim file ke perangkatnya atau dapat menggunakan aplikasi cadangan otomatis seperti Backup Texts untuk WhatsApp dan mengirim email langsung semua percakapan pengguna di WhatsApp dalam teks biasa.

Cara terbaik untuk selamat dari ancaman semacam ini adalah dengan memperbarui WhatsApp secara teratur. Pembaruan terdiri dari patch keamanan dengan enkripsi cadangan. Selain itu, pengguna lebih baik memiliki kunci Aplikasi untuk File Manager.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers