web analytics
  

Pandemi, Akad Nikah di Luar KUA Maksimal Dihadiri 30 Orang

Rabu, 17 Juni 2020 15:33 WIB

[Ilustrasi] Pernikahan saat pandemi corona. (Pexels/Pixabay )

Akad Nikah di luar KUA maksimal dihadiri 30 orang. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Bimas nomor: P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tentang Pelayanan Nikah menuju Masyarakat Produktif Aman Covid-19.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM –Pemerintah Kota Bandung melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar proposional hingga 26 Juni dengan sejumlah pelonggaran. Meski begitu, sejumlah kegiatan masih dilarang. Salah satunya resepsi pernikahan.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, resepsi pernikahan saat pandemi Covid-19 masih tidak diperbolehkan termasuk acara hiburan tambahannya. Menurutnya, kegiatan yang diperbolehkan hanya Akad Nikah bagi calon pasangan.

"Resepsi pernikahan itu tidak (dilarang)," ujarnya.

Dia menegaskan, Akad Nikah pun hanya boleh dihadiri oleh keluarga dan saudara serta tidak melibatkan orang lain dan membuat kerumunan.

Terpisah, Humas Kementerian Agama Kota Bandung Agus Saparudin mengatakan, pendaftaran pernikahan bisa dilakukan dengan cara daring.

Menurutnya, layanan pendaftaran pernikahan di Kota Bandung sempat dihentikan saat pandemi corona. Namun, saat ini sudah berjalan kembali.

"Masih online (pendaftaran)," katanya, Rabu (17/6/2020).

Berdasarkan panduan dari Kemenag pusat tentang layanan nikah di masa normal baru beberapa hal yang harus diketahui yaitu layanan nikah di KUA dilaksanakan pada hari dan jam kerja.

Daftar nikah dapat dilaksanakan melalui online di simkah.kemenag.go.id, telepon, dan email. Setelah mendaftar dan berkas diperiksa selanjutnya Akad Nikah dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Akad Nikah bisa di KUA atau diluar KUA.

Akad Nikah di KUA atau di rumah maksimal dihadiri 10 orang, peserta prosesi Akad Nikah di masjid atau gudang pertemuan maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan dan tidak lebih dari 30 orang. Penghulu bisa menolak Akad Nikah jika melanggar protokol kesehatan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika.co.id
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers