web analytics
  

'James Bond: No Time to Die' Dirilis Lebih Cepat

Rabu, 17 Juni 2020 09:09 WIB
Umum - Internasional, 'James Bond: No Time to Die' Dirilis Lebih Cepat, James Bond,James Bond: No Time to Die,COVID-19,Film

Poster film James Bond: No Time to Die (Universal Pictures/MGM)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Film 'James Bond: No Time to Die' bakal dirilis lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Film ini akan tayang perdana di Amerika Serikat (AS) pada 20 November 2020, lima hari lebih awal dari rencana awal pada 25 November.

Sebelum adanya pandemi Covid-19, film ini seharusnya tayang perdana pada 10 April 2020. Jadi wajar jika para penggemar sudah tidak sabar melihat aksi aktor Daniel Craig menjadi agen rahasia 007.

'James Bond: No Time to Die' adalah salah satu film blockbuster besar pertama yang mempercepat tanggal rilisnya. Namun perubahan ini masih menempatkan jadwal rilis film Bond pada November, tidak jauh berbeda dengan hampir setiap rilis lain dalam waralaba sejak film 'GoldenEye' pada 1995.

Percepatan penayangan film disebut sebagai cara strategis untuk hadir terlebih dulu sebelum film produksi Warner Bros berjudul 'Godzilla Vs Kong'. Baru-baru ini, Warner Bros mengumumkan tanggal perilisan film tersebut menjadi 21 November 2020. Perubahan itu mungkin saja membuat 'James Bond: No Time To Die' kehilangan kesempatan pada rekor box office yang didambakan.

Langkah mempercepat perilisan 'James Bond: No Time To Die' dinilai tidak terlalu signifikan. Sebab, artinya film itu rilis sepekan sebelum liburan Thanksgiving.

Forbes mencatat seandainya film tetap rilis tanggal 25 November, yang mana tepat pada hari Thanksgiving, kemungkinan akan menjadi penayangan film live-action terbesar yang pernah ada. Film ini hanya perlu mencetak 163 juta dolar AS di box office domestik untuk menggulingkan pemenang tahun lalu, Knives Out.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers