web analytics
  

Ridwan Kamil: Presiden Jokowi Restui bank bjb Akuisisi Bank Banten

Selasa, 16 Juni 2020 19:03 WIB Tri Junari
Umum - Regional, Ridwan Kamil: Presiden Jokowi Restui bank bjb Akuisisi Bank Banten, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Presiden Jokowi,bank bjb,Bank Banten

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Irfan Al-Faritsi)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku telah berniat untuk menyelamatkan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (BPD Banten) yang kini dalam kondisi pailit. Bahkan, niat akusisi itu telah direstui dan diarahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo. 

Opsi penyelamatan Bank Banten dilakukan dengan cara merger dengan bank daerah milik Jabar, yaitu Bank bjb. Rencana itu telah dituangkan dalam Letter of Intent (LoI) yang ditandatangani pada Kamis 23 April 2020 oleh Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai pemegang saham terakhir Bank Banten.

Ridwan Kamil menjelaskan saat ini tahapan penggabungan dua bank masuk due diligence atau uji tuntas. Proses itu merupakan kajian resiko dan tahapan akuisisi tersebut.

"Sedang proses namanya due diligence. Jadi apakah secara profesional bisa atau tidak. Kalau bisa, nanti tahapannya seperti apa. Tapi niat baiknya sudah ditunjukkan, kami ingin menolong sesama Bank Daerah dan itu sudah diarahkan langsung oleh pak presiden kepada saya," kata Ridwan Kamil, Minggu (14/6/2020). 

Menurut Ridwan Kamil, proses due diligence perlu dilakukan secara matang mengingat saat ini Bank Banten dalam kondisi pailit. 

Ia tak menampik, dalam kondisi itu pembelian akan lebih murah. Tapi, tetap perlu kajian untuk mengukur seberapa besar risikonya.

"Kalau pailit harganya murah. Tapi kan membeli bank tak sesederhana itu, maka  perlu adanya kajian. Nah kajian itu akan mengukur berapa harga dan mengandung resiko atau tidak," ucap Ridwan Kamil.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers