web analytics
  

PSSI Rancang Formula Hadapi Covid-19, Bagaimana Nasib Tim Kelompok Umur?

Senin, 15 Juni 2020 19:01 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, PSSI Rancang Formula Hadapi Covid-19, Bagaimana Nasib Tim Kelompok Umur?, Direktur Persib Teddy Tjahjono

Direktur Persib Teddy Tjahjono (Persib.co.id)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- PSSI masih menyusun panduan keselamatan Covid- 19 untuk Liga 1 dan Liga 2 2020. Panduan dibuat secocok mungkin dengan kondisi di Indonesia.

Sejauh ini sudah ada dua pedoman yang berhasil diselesaikan yakni Panduan Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid-19 dalam Penyelenggaraan Pertandingan Sepak Bola Liga Indonesia Baru (LIB) & Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Klub.

Menanggapi hal ini, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono menilai, induk organisasi sepak bola Tanah Air itu memang lebih fokus untuk melanjutkan kembali kompetisi sepak bola di Indonesia mulai September atau Oktober 2020. Opsi itu kemungkinan diambil demi menjaga citra Indonesia dalam keikutsertaan di AFF 2020 serta Piala Dunia U-20 2021.

"Saya gak tahu sebenernya. Cuman dari pembicaraan selama ini sih baru bahas Liga 1. Kelompok usia belum ada kabar. Orang Liga 1 juga belum ada putusan, gimana mau yang lain," kata Teddy, Senin (15/6/2020).

Meski begitu, PSSI melalui tim medisnya masih merancang tiga panduan untuk kelanjutan event sepak bola lainnya. Di antaranya panduan Training Center (TC) Timnas yang berlaku untuk semua kelompok usia, pedoman SSB (sekolah sepak bola), dan pedoman untuk kursus-kursus kepelatihan. Nantinya semua pedoman itu akan disatukan dan dicetak dalam bentuk buku.
Oleh sebab itu, Diklat Persib masih menanti kepastian penyelenggaraan kompetisi bagi Tim kelompok umur. Salah satunya perhelatan Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2020.

Dinukil dari laman resmi tim, pelatih fisik Persib U-20 Arief Gustara menyatakan, pihaknya baru dapat menentukan program persiapan tim setelah mendapat kabar kepastian kompetisi. 
Karenanya, sambil menunggu hal tersebut, skuat Maung Ngora menjalani program latihan mandiri sejak tiga bulan terakhir. 

"Kami masih menunggu kabar kepastian soal kompetisi. Setelah itu, baru kami lihat kondisi pemain melalui tes fisik, " kata Arief.

Arief mengatakan, jajaran tim pelatih di Persib U-20 ingin mempersiapkan tim dengan perhitungan akurat dan tepat sasaran. Meski demikian, pembinaan terhadap para penggawa Maung Ngora terus berjalan.

"Pemain masih menjalani latihan individual dan teknik dasar demi menjaga kebugaran mereka. Untuk mengetahui lebih jelas perlu tes, yang butuh kepastian kompetisi dulu agar persiapan bisa maksimal," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers