web analytics
  

Terapkan PSBB Proporsional, Ini Langkah Pemkot Cimahi Disiplinkan Warga

Senin, 15 Juni 2020 11:26 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Terapkan PSBB Proporsional, Ini Langkah Pemkot Cimahi Disiplinkan Warga, PSBB Cimahi,akb cimahi,Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna,covid cimahi,Berita Cimahi

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna (Dok Pemkot Cimahi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kota Cimahi kini berada pada status biru pada level kewaspadaan Corona Virus Disease (Covid-19) berdasarkan data Pemprov Jabar. Status tersebut naik dari level kuning.

"Alhamdulillah, data per 10 Juni 2020 Kota Cimahi saat ini berada di zona biru. Menunjukkan perbaikan dari sebelumnya berada di zona kuning, bahkan merah," ujar Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna, Senin (15/6/2020).

Melihat perkembangan aktivitas masyarakat, maka Pemkot Cimahi mengajukan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang bersamaan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional kepada Gubernur Jabar. 

"Dari gubernur, dilanjutkan PSBB proporsional menuju AKB dengan tingkat kewaspadaan level 2 mulai dari 13-26 Juni 2020," ungkapnya.

Hingga Senin (15/6/2020) jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cimahi mencapai 88 orang. Rinciannya 37 orang masih positif aktif, 48 orang dinyatakan sembuh, dan 3 orang meninggal dunia. 

Dia menjelaskan, kriteria AKB level dua di antaranya sekolah tetap ditutup, publik area seperti taman-taman masih ditutup, work from office (WFO) bagi perkantoran 50%. 

"Termasuk tempat ibadah terisi 50%, tempat makan juga 50%. Itu salah satu yang masuk kategori level 2. Sementara untuk sekolah kami belum berani buka," tuturnya.

Pihaknya menekankan masyarakat tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, dan jauhi kerumunan serta cuci tangan pakai sabun serta hand sanitizer

"Kota Cimahi dapat kembali ke zona kuning bahkan merah jika protokol kesehatan diabaikan. Untuk itu, marilah bersama mematuhi protokol kesehatan untuk menghentikan persebaran Covid-19 di Kota Cimahi," ujarnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers