web analytics
  

Cerita Pedagang Tangkuban Parahu Saat Pandemi, Kuras Tabungan dan Jual Motor

Minggu, 14 Juni 2020 20:59 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Cerita Pedagang Tangkuban Parahu Saat Pandemi, Kuras Tabungan dan Jual Motor, Gunung Tangkuban Parahu,Wisata Bandung,Wisata Lembang,Dampak Corona,Berita Bandung,Bandung Hari Ini,AyoBandung

Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu. (Ayobandung.com/Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Penutupan objek wisata akibat pandemi Covid-19 menghantam sendi ekonomi ribuan pedagang di objek wisata Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu. 

Selama 3 bulan tak bisa mengais rejeki, para pedagang terpaksa menguras tabungan, menjual harta benda, bahkan meminjam uang untuk menyambung hidup.

Ai Nuraini (28), salah seorang pedagang di sekitar Kawah Ratu mengaku sejak Maret 2020 Tangkuban Parahu ditutup, tidak ada alternatif lain untuk mengais rezeki selain menutup kios dan berhenti berjualan 

"Atas seizin suami, saya menjual sepeda motor karena tidak ada uang untuk makan, bahkan sampai pinjam uang karena uang dari motor sudah habis," tutur Ai ditemui saat membuka kembali lapaknya, Minggu (14/6/2020).

Ai menuturkan, badai ekonomi akibat pandemi ini terparah dialaminya sejak mulai berdagang pada 2008 di Kawah Ratu.

Lumpuhnya penghasilan bahkan lebih parah dari peristiwa erupsi Tangkuban Parahu pada 2019 lalu.

"Sangat parah, saat erupsi kami masih bisa pindah-pindah jualan ke objek wisata lain. Kalau sekarang  enggak bisa ke mana-mana, diam saja di rumah karena tempat wisata ditutup semua," terangnya.

Bukan hanya itu, harapan meraup untung saat liburan Idulfitri tahun ini juga pupus akibat pandemi. Padahal, pada momentum itu pedagang bisa untung besar seiring membludaknya kunjungan.

"Biasanya setiap Lebaran selalu ramai pembeli, tahun sekarang mah pasrah," ucapnya.

Pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu, Putra Kaban menyebutkan, terdapat lebih dari 2.000 pedagang yang menggantungkan hidupnya dari aktifitas wisata Tangkuban Parahu.

Sejak penutupan objek wisata oleh pemerintah, mereka otomatis tidak bisa menjajakan berbagai jenis makanan dan souvenir.

"Masyarakat yang tinggal di sekitar TWA Gunung Tangkuban Parahu rata-rata berprofesi sebagai pedagang, mulai dari makanan hingga berbagai cinderamata," ungkapnya.

Dia mensyukuri dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat dan Pemkab Subang yang sudah memberikan izin kembali membuka kunjungan wisata.

Pihaknya berjanji akan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kita siap, bukan hanya kepada pengunjung, tetapi para pegawai juga diperiksa kondisi kesehatannya terlebih dahulu sebelum bekerja. Bagi pedagang pun kita berlakukan aturan ketat, kalau dari hasil cek suhu lebih dari 37 derajat, maka dipulangkan," terangnya.

Meskipun di awal pembukaan objek wisata pengunjungnya masih sedikit, Kaban optimis ke depannya akan kembali normal.

Namun demikian, dia memperkirakan, industri pariwisata tidak akan bisa langsung pulih seperti yang diharapkan.

"Diperkirakan situasi akan kembali normal pada bulan November-Desember 2020, kita berdoa saja mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir," ungkapnya. 

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Heng...

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:44 WIB

Pemkab Bandung Barat menyiapkan aplikasi bagi warga yang terhubung langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait....

Bandung Raya - Ngamprah, Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Hengky, Pemkab Bandung Barat,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Aplikasi Lapor Kang Hengky

BOR di Bandung Barat Capai 98 Persen, 60 Ruang Isolasi Baru Disiapkan

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:27 WIB

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, BOR di Bandung Barat Capai 98 Persen, 60 Ruang Isolasi Baru Disiapkan, BOR di KBB,BOR di Bandung Barat,BOR RS di Bandung Barat,BOR RS di KBB,Kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 Bandung Barat,Dinkes KBB

Imbas Proyek KCIC, 200 KK di Komplek Bumi Asri Terendam Banjir

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 15:42 WIB

Warga RT 04 Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung harus menelan pil pahit akibat proyek p...

Bandung Raya - Ngamprah, Imbas Proyek KCIC, 200 KK di Komplek Bumi Asri Terendam Banjir, KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),kereta cepat bandung jakarta,banjir akibat Proyek KCIC,Banjir Akibat KCIC,Banjir KCIC,Bummi Asri,Banjir Bumi Asri

Usai Ditambah, BOR Bandung Barat Tetap Kritis: Sentuh Angka 94%

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 15:39 WIB

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, Usai Ditambah, BOR Bandung Barat Tetap Kritis: Sentuh Angka 94%, BOR Bandung Barat,Covid-19 Kabupaten Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat,Rumah Sakit Bandung Barat

Salah Satu Klaster Covid-19 di KBB Ternyata Disebabkan Bank Emok

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 14:50 WIB

Longgarnya protokol kesehatan dan adanya aktivitas bank keliling atau dikenal bank emok jadi penyebab utama penyebaran C...

Bandung Raya - Ngamprah, Salah Satu Klaster Covid-19 di KBB Ternyata Disebabkan Bank Emok, Klaster Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Kecamatan Cikalongwetan,Bank Emok,Bank Keliling

Jumlah Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19 di Cimahi Terus Bertambah

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 13:55 WIB

Bahkan, berdasarkan catatan RSUD Cibabat nakes yang terpapar virus corona terjadi hampir tiap hari. 

Bandung Raya - Ngamprah, Jumlah Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19 di Cimahi Terus Bertambah, Tenaga Kesehatan,Nakes,Terpapar Covid-19,Virus Corona,Cimahi

Tagih Realisasi Jalan KBB Wilayah Selatan, Warga: Janji Bupati Gak Ada...

Ngamprah Sabtu, 19 Juni 2021 | 18:23 WIB

Pelaksanaan pembangunan jalan di wilayah selatan KBB sepanjang kurang lebih 71 kilometer hingga saat ini belum juga tere...

Bandung Raya - Ngamprah, Tagih Realisasi Jalan KBB Wilayah Selatan, Warga: Janji Bupati Gak Ada Bukti!, Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,KBB,Kabupaten Bandung Barat,PT Sarana Multi Insfrastruktur

KBB Zona Merah, Pengunjung dan Jam Operasional Pasar Dibatasi

Ngamprah Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:46 WIB

Jumlah pengunjung dan jam operasional pasar modern dan pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibatasi untuk...

Bandung Raya - Ngamprah, KBB Zona Merah, Pengunjung dan Jam Operasional Pasar Dibatasi, KBB Zona Merah,zona merah bandung raya,Pasar di KBB,Disperindag KBB

artikel terkait

dewanpers