web analytics
  

Terimbas Pandemi Covid-19, Kontrak Persib Putri di Ujung Tanduk

Kamis, 11 Juni 2020 20:00 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Terimbas Pandemi Covid-19, Kontrak Persib Putri di Ujung Tanduk, Persib Putri,Direktur Persib Teddy Tjahjono

Skuat Persib Putri (Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono angkat bicara terkait masa depan tim Persib Putri. Teddy mengungkapkan, PT PBB belum terpikirkan untuk memberi pembaruan kontrak kepada para penggawa Putri Biru.

Seperti diketahui, masa depan Liga 1 Putri 2020 masih gelap. Kompetisi sepak bola putri yang baru berusia satu tahun itu belum dibahas pelaksanaannya imbas pandemi Covid-19 yang menjangkiti Indonesia di awal musim.

Saat ini, induk organisasi sepak bola Tanah Air, PSSI pun masih fokus pada kelanjutan nasib kompetisi Liga 1 dan 2 2020  yang sudah terhenti sekitar tiga bulan. Sedangkan nasib Liga 3 dan Liga 1 Putri 2200 belum tersentuh sama sekali.

Dengan kondisi ini, manajemen Persib pun tak bisa berbuat banyak lantaran belum ada kejelasan kapan kompetisi Liga Putri digelar kembali. Karenanya, Persib belum siap memperpanjang kontrak para pemain yang sudah mempersembahkan gelar kampiun Liga 1 Putri 2019 itu.

"Kita bicara logikanya dulu, kita sampai sekarang belum tahu nasib kompetisi liga putri bakal ada atau tidak, itu satu. Kalau pun ada, kapan? Banyak ketidakjelasan, beda dengan liga 1 (putra) pasti ada," kata Teddy, Kamis (11/6/2020).

Dengan ketidakjelasan tersebut, Persib, kata Teddy masih mencari jalan aman. Salah satunya dengan tak akan menyodorkan kontrak baru kepada pemain sebelum adanya kejelasan kompetisi. Bukan tanpa alasan, keputusan ini diambil demi menjaga kesehatan keuangan klub.

Apalagi sampai saat ini, Teddy mengaku belum mendengar kabar apapun soal nasib kompetisi Liga 1 Putri tahun 2020.  Meski di sisi lain, kondisi ini membuat nasib kelanjutan kerja sama para pemain Persib Putri kian di ujung tanduk.

"Nah, coba kalau diposisikan sebagai manajemen kalau liga putri tidak ada, apakah mungkin kita mengontrak pemain tanpa kita tahu kapan pemain itu akan main? terus berapa lama? Udah pasti kita saat ini belum bisa mengambil tindakan apapun," katanya.

"Ya otomatis ya harus berhenti, maksudnya kontrak lama harus selesai di Liga 1 putri 2019 kemarin. Sesederhana itu sih analoginya," ungkap Teddy.

Karenanya Teddy mengakui, Persib masih akan menunggu informasi yang mencukupi dari federasi tentang kelanjutan Liga 1 Putri. Teddy juga menambahkan, kontrak skuat Putri Biru telah rampung saat kompetisi musim 2019 berakhir.

"Manajemen masih nunggu segala keputusan PSSI karena semua bermuara dari situ, kita semua tidak bisa bergerak. Soal kontrak pemain putri udah habis sejak kompetisi musim 2019 berhenti. Udah habis," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers