web analytics
  

Boneka hingga LED Besar? Ini Gaya Persib Demi Hidupkan Pertandingan Tanpa Penonton

Kamis, 11 Juni 2020 18:31 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Boneka hingga LED Besar? Ini Gaya Persib Demi Hidupkan Pertandingan Tanpa Penonton, Direktur Persib Teddy Tjahjono,Pertandingan Tanpa Penonton,Persib Bandung

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono (Eneng Reni)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah pandemi covid-19, sejumlah Liga di berbagai negara mulai kembali bergeliat. Namun dalam lanjutan kompetisinya, pertandingan di tengah Covid-19 tidak bisa disaksikan langsung oleh penonton untuk menghindari penyebaran virus di stadion. 

Praktis, berbagai cara disiapkan manajemen klub sejumlah negara untuk memberi semangat dan tetap menjaga atmosfer pertandingan. Liga Korea Selatan misalnya. Ada manajemen tim dan panpel pertandingan yang memiliki cara nyentrik agar atmosfer kompetisi tetap hidup. Salah satu hal yang paling menyedot perhatian dunia yakni kehadiran 'boneka seks' yang seolah mendukung para pemain saat berlaga.

Contoh lainnya yakni kompetisi di Denmark yang menghadirkan pemandangan riuhnya suporter melalui layar LED super besar. Tak tanggung-tanggung, manajemen klub di Denmark sengaja menghadirkan suara gemuruh penonton di stadion lewat sound system yang dipasang di area stadion. Hal ini tentu disiapkan demi menjaga atmosfer pertandingan agar tetap meriah.

Disinggung apakah Persib bakal meniru gaya serupa? Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono mengaku, pihaknya belum memikirkan konsep sejauh itu. Apalagi untuk menggunakan konsep atmosfer unik yang dihadirkan tim di Liga Super Denmark diprediksi menyedot biaya yang cukup besar.

"Ya kita memang melihat itu, bahkan di Denmark, LED-nya itu gambar penonton di sekeliling stadion, lapangan. Cuman kita belum memikirkan sampai sebegitu apa, karena itu tadi ujung-ujungnya kita perlu menghitung juga," Kata Teddy, Kamis (11/6/2020).

Namun andai Liga 1 2020 resmi kembali bergulir, Persib, kata Teddy sempat memikirkan untuk memasang suara gemuruh suporter saat laga kandang. Menurut Teddy, biaya yang dikeluarkan untuk menyediakan sound system setidaknya tidak terlalu tinggi bila dibandingkan harus ikut meniru gaya memasang boneka atau bahkan memasang LED super besar di pinggir lapangan.

"Oke lah kalau hanya sound system gak terlalu mahal tapi kalau misal kayak pasang boneka atau pasang LED dengan gambar-gambar penonton, udah pasti secara biaya akan memakan biaya kan," ucapnya.

Namun alih-alih memikirkan konsep yang bakal diterapkan untuk membangun atmosfer pertandingan, Teddy mengatakan, Persib akan lebih dulu menantikan kepastian nasib Liga. Pasalnya berbicara referensi, ada banyak konsep yang bisa ditiru Persib dalam menjaga atmosfer pertandingan. Namun hal terpenting saat ini adalah bagaimana menjaga keseimbangan keuangan tim terlebih dulu.

"Jadi kita belum tahu meskipun udah banyak referensi dari luar sebenarnya. Tapi cost and benefits nya seperti apa gitu," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers