web analytics
  

Sembuh Covid-19, Ketua RT di Bandung Barat Diarak Warga 

Kamis, 11 Juni 2020 18:27 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Sembuh Covid-19, Ketua RT di Bandung Barat Diarak Warga , Sembuh Covid-19

Ilustrasi -- Sembuh Covid-19 (Istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Setyo Winarto, pasien positif yang dinyatakan sembuh Coronavirus Disease (Covid-19) disambut warga Komplek Tani Mulya RT 01/RW 03, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menaiki jampana dan di arak keliling kampung, Kamis (11/6/2020).

Setyo yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat salah satu pasien klaster Pasar Antri Cimahi yang dibolehkan pulang setelah menjalani swab test negatif dan menjalani perawatan sejak dinyatakan positif Covid-19 pada 24 Mei 2020.

Atas hasil negatif itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat memperbolehkan Setyo pulang ke rumahnya dari ruang isolasi khusus Masjid Ash-Shidiq.

Saat diperbolehkan untuk kembali ke rumahnya, warga di RT 01 berinisiatif menyambut kepulangan Setyo dengan iringan tabuhan rebana. Tak sampai disitu, Setyo pun diarak keliling komplek menggunakan jampana sofa dibopong oleh beberapa orang warga

Kepala Desa Tani Mulya Lili Suhaeli mengatakan sambutan yang dilakukan warga untuk Setyo merupakan bentuk apresiasi dan ucapan selamat sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19. 

"Pak Setyo ini kan ketua RT, sangat dihormati di wilayahnya. Jadi saat dinyatakan positif dan diisolasi, warga jadi merasa kehilangan. Saat pulang, warga ini spontan ingin menyambut," ungkap Lili saat dihubungi, Kamis (11/6/2020).

Setyo pulang terlebih dahulu sementara anak dan istrinya saat ini masih menjalani isolasi di tempat yang sama. Meskipun tidak positif, namun anak dan istrinya sempat kontak erat. 

"Kalau Pak Setyo pulang terlebih dahulu karena sudah sembuh, sedangkan anak istrinya masih harus isolasi. Informasinya lusa sudah boleh pulang, tapi belum tahu apakah warga akan menyambut dengan rebana juga atau tidak," bebernya. 

Sebagian warga di RT 01 sebelumnya juga menjalani karantina mikro lantaran ada yang reaktif saat dilakukan rapid test setelah mendapat kabar Setyo positif COVID-19. 

"Sekitar seminggu karantina mikro tapi sekarang statusnya sudah dicabut karena negatif semua hasil swab testnya. Desa Tani Mulya sekarang sudah aman, kehidupan berjalan normal lagi, tapi kita tetap menjalankan protokol kesehatan," tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers