web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ibu Positif Covid-19 di Indramayu Melahirkan, Bayi Langsung Dites Swab

Kamis, 11 Juni 2020 07:53 WIB Erika Lia

Rapid Test Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Dua kasus Covid-19 ditemukan di Kabupaten Indramayu. Seorang di antaranya ibu hamil yang kemudian berhasil melahirkan bayinya.

Selain ibu hamil berusia 30 tahun, pasien Covid-19 lainnya merupakan seorang pria berusia 39 tahun.

Keduanya terkonfirmasi positif setelah otoritas penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu menerima hasil lab dari Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) pada 10 Juni 2020.

"Untuk kasus ibu hamil, pada 8 Juni 2020, pasien memeriksakan kehamilannya yang berusia sepuluh bulan ke puskesmas," ungkap juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.

Hasil anamnesa terhadap pasien diketahui, yang bersangkutan baru kembali dari tempat tinggalnya di Jakarta. Pihak puskesmas pun melakukan rapid test dan hasilnya non reaktif.

Namun, sang pasien mengeluhkan sesak nafas dan intensitasnya bertambah. Pihak puskesmas pun merujuknya ke RSUD Indramayu dan mengisolasi pasien dengan diagnosa G3P1A1 hamil 41-41 minggu, serotinus, pneumonia bacterialis, DD Covid-19

"Alhamdulilah, pasien sudah melahirkan Rabu dini hari kemarin. Kondisi ibu dan bayinya sehat," katanya.

Untuk sementara waktu, sang bayi dipisahkan dari sang ibu. Sang bayi kini dirawat di ruang perinatologi.

Dia memastikan, sang bayi pun telah melalui uji swab pertama dan hasilnya akan dikirimkan hari ini ke UGJ. Hari ini pun, rencananya uji swab kali kedua akan dilakukan.

Kasus positif lainnya, seorang pria, diketahui sempat melakukan perjalanan ke Bandung. Saat menjalani rapid test di sana, hasilnya reaktif.

Pemeriksaan swab telah dilakukan, beserta kontak eratnya, pada 3 Juni dan 8 Juni 2020. Deden meyakinkan, saat ini kondisi pasien baik, tanpa gejala apapun.

"Pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu," tuturnya.

Deden yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu ini menyebut, kedua kasus itu menunjukkan kasus impor (imported case).

"Kami ingatkan siapapun jika tak ada keperluan mendesak, tidak melakukan perjalanan keluar daerah," tegasnya.

Penambahan dua kasus ini membuat total pasien positif di Kabupaten Indramayu kini tercatat 25 orang.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers