web analytics
  

Peserta PPDB Jabar 2020 Keluhkan Laman Situs yang Kerap Bermasalah

Rabu, 10 Juni 2020 12:38 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Peserta PPDB Jabar 2020 Keluhkan Laman Situs yang Kerap Bermasalah, PPDB SMA,PPDB SMK Jabar,PPDB Jabar,Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat

Ilustrasi pendaftar PSBB Jabar 2020. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejak hari pertama, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK di Jawa Barat (Jabar) yang dilaksanakan secara daring banyak dikeluhkan para pendaftar.

Salah satunya adalah laman situs pendaftaran mandiri yang kerap dinilai bermasalah.

Masalah tersebut dialami Muhamad Naufal Adrian, yang membantu sang adik melakukan pendaftaran SMA di Jabar.

Dia mengaku merasa was-was ketika mengetahui akun adiknya tidak dapat menampilkan data pendaftaran yang telah dilakukan.

"Senin sempat down, tetapi mulai siang 8 Juni saya tidak kesulitan mengakses web PPDB Jabar. Tapi hari ini data pendaftaran tahap 1 adik saya jadi kosong," ungkapnya pada Ayobandung.com, Selasa (9/6/2020) malam

Dia menyebutkan, laman pendaftaran yang menjadi 'blank' tersebut menimbulkan tanda tanya. Pihak pendafar tidak mengetahui apakah data yang diunggah kemarin telah diterima oleh pihak SMA tujuan atau belum.

"Jadi kita bingung, apakah pendaftaran yang kemarin diinput sudah berhasil masuk ke SMA tujuan atau belum," ungkapnya.

Hal serupa juga dialami Ade Rizal Lesmana, warga domisili Jakarta yang membantu saudaranya mendatar ke SMA tujuan di Jabar. Dia sempat mengalami kesulitan saat hendak mengakses situs itu di hari pertama.

"Saya mau membantu saudara untuk daftar dan login, ternyata web-nya bermasalah. Entah karena server-nya down atau coding web-nya eror," ungkapnya.

Hingga kemarin, Selasa (8/6/2020) malam, dia masih belum berhasil melakukan pendaftaran. Ketika hendak mendaftar, meskipun telah berhasil masuk ke situs PPDB, namun Ade mendapati laman tersebut blank.

"Ketika login, layar masih blank, tidak ada keterangan apa-apa. Saya sudah minta bantuan ke SMP asal, katanya akan dibantu," ungkapnya.

Dia kemudian mencoba untuk menyampaikan aduan ke akun Instagram Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar dan menemukan banyak keluhan serupa dari calon peserta didik.

Dia berharap, Disdik Jabar dapat segera mengurai permasalahan tersebut mengingat waktu pendaftaran yang terbatas.

"Saya harap Disdik Jabar segera menanggapi sesegera mungkin, mengigat pendaftaran hanya berlangsung 5 hari saja," jelasnya. 

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers