web analytics
  

Untuk Pertama Kali, Perwira Berkulit Hitam Jadi Kepala Staf Angkatan Udara AS

Rabu, 10 Juni 2020 07:39 WIB Khoirur Rozi
Umum - Internasional, Untuk Pertama Kali, Perwira Berkulit Hitam Jadi Kepala Staf Angkatan Udara AS, Jenderal Charles Brown Jr,Amerika Serikat,Angkatan Udara AS

Jenderal Charles Brown Jr. (Wikimedia Commons)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM -- Senat Amerika Serikat (AS) dengan suara bulat mengangkat Jenderal Charles Brown Jr sebagai Kepala Staf Angkatan Udara AS. Brown meraih 98 suara senat dalam pemilihan pada 9 Juni waktu setempat.

Dilansir dari AP News, terpilihnya Brown menjadi sejarah besar di bidang militer AS. Pasalnya, Brown adalah Perwira berkulit hitam pertama yang menjadi pemimpin angkatan bersenjata negeri Paman Sam itu.

Brown sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pasukan Udara Pasifik AS. Dia berlatar belakang pilot tempur dengan 2.900 jam terbang. Bahkan Brown tercatat ikut dalam 130 pertempuran di berbagai wilayah.

Jenderal Brown pertama kali bertugas di militer pada 1984 sebagai lulusan terhormat dari program ROTC di Texas Tech University.

Selain itu, dia sempat menjadi instruktur jet tempur F-16 di sekolah militer AS, serta menjadi pemimpin skuadron tempur.

Karier Brown di militer terbilang tidak mudah. Sebagai minoritas, Brown menceritakan pengalaman tidak mengenakkan lantaran dirinya harus dibayangi bias rasial sepanjang hidupnya.

Bahkan dia menjadi satu-satunya prajurit berkulit hitam di skuadronnya yang membuatnya harus beradaptasi.

"Saya sedang memikirkan karier Angkatan Udara saya di mana saya sering menjadi satu-satunya orang Afrika-Amerika di skuadron saya, atau sebagai perwira senior satu-satunya orang Afrika-Amerika di ruangan itu," katanya dikutip dari AP News, Rabu (10/6/2020).

Sensus AS pada 2019 mencatatkan total ada sekitar 17% anggota militer keturunan Afrika-Amerika.

Jika dirincikan, di Angkatan Darat terdapat 21% prajurit keturunan Afrika-Amerika, 17% di Angkatan Laut, dan 15% di Angkatan Udara. Sedangkan pada Marine Corp ada 10% dari total personel.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers