web analytics
  

Hampir Seminggu, Gadis Ujungberung Bandung Tak Kunjung Pulang Usai Pamit ke ATM

Selasa, 9 Juni 2020 21:09 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Hampir Seminggu, Gadis Ujungberung Bandung Tak Kunjung Pulang Usai Pamit ke ATM, Gadis Hilang,Gadis Bandung,Syifa Aafiyah

Syifa Aafiyah (18) gadis asal Ujung Berung, Kota Bandung meninggalkan rumah sejak Rabu (3/6/2020). (Dok. Muna Resmina)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sudah hampir satu minggu Syifa Aafiyah (18) tidak diketahui kabarnya setelah berpamitan untuk pergi ke ATM di bilangan Ujung Berung, Kota Bandung pada Rabu 3 Juni 2020 lalu. Hingga saat ini, gadis yang baru lulus SMA tersebut masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan keterangan salah satu anggota keluarganya, Muna Resmina, pada Rabu tersebut Syifa pamit kepada sang ayah untuk pergi ke ATM dan ke Pasar Ujung Berung. Sementara Syifa berpamitan kepada ibunya dengan tujuan untuk menjemput temannya yang mau mengecat rambut.

"Kebetulan ibunya kan punya salon. Itu (Syifa berpamitan) Rabu jam setengah 10 pagi. Setelah itu dari siang ke sore belum pulang juga," ungkap Muna pada Ayobandung.com, Selasa (9/6/2020).

Ketika telepon genggam Syifa dihubungi, Muna menyatakan nomornya sudah tidak lagi aktif. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian setempat.

"Sudah lapor ke polisi dari Jumat (5/6/2020). Sekarang juga sudah banyak info yang masuk (yang menyebut melihat Syifa), tapi belum ada hasil," ungkapnya.

Muna juga telah membuat unggahan soal hilangnya sang keponakan di akun Twitter miliknya. Dalam unggahannya, Muna menyebutkan bahwa Syifa memiliki ciri tinggi 155 cm, berat badan 52 kg, memiliki rambut panjang cokelat ikal dan mengenakan kawat gigi.

Syifa diketahui meninggalkan rumahnya di Jalan Cinangka, Kecamatan Ujungberung dengan menggunakan motor matic Honda Scoopy bernomor polisi D2939 DO berwarna krem cokelat.

"Terakhir keluar pakai baju pink, jaket jins. Pakai celana pink juga," ungkap Muna.

Dia juga menuturkan bahwa keponakannya tersebut bukanlah anak yang gemar untuk bermain dengan teman-temannya hingga malam atau menginap. Sehari-harinya, Syifa disebut Muna sebagai 'anak rumahan'.

"Waktu masih sekolah juga tiap pulang langsung pulang ke rumah, enggak pernah kemana-mana dulu. Kalau ada apa-apa juga pasti izin ke mamahnya," ungkapnya.

Muna juga mengatakan bahwa Syifa belakangan nampak tidak terlihat memiliki masalah tertentu baik di lingkungan rumah ataupun pertemanannya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers