web analytics
  

Baru Dibuka Lagi, Objek Wisata Batu Mahpar Tasik Berikan Diskon 50%

Selasa, 9 Juni 2020 13:46 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Baru Dibuka Lagi, Objek Wisata Batu Mahpar Tasik Berikan Diskon 50%, Wisata Tasikmalaya,Wisata Batu Mahpar,Batu Mahpar,Berita Tasikmalaya

Rumah habbit salah satu wahana andalan objek wisata batu mahpar. (Ayotasik.com/Irpan)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Keputusan pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya membuka kembali objek wisata terhitung Kamis (4/6/2020) lalu disambut gembira pengelola objek wisata. Mereka pun menyambutnya dengan mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menarik kembali pengunjung.

Seperti yang dilakukan pengelola objek wisata batu mahpar Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya. Mareka mengumumkan dibukanya kembali objek wisata yang berada di lereng Galunggung itu melalui media sosial secara massif.

"Iya kami sudah mendapatkan informasi pembukaan itu dari pemerintah daerah. Kami juga sudah mengeluarkan informasi dibukanya objek wisata melalui media sosial," kata Totong Muhammad Hidayat, pengelola objek wisata batu mahpar, Selasa (9/6/2020).

Dalam upaya menarik minat kunjungan, kata Totong, pihaknya juga menawarkan diskon 50% tiket masuk objek wisata batu mahpar. Sebelumnya, harga tiket masuk untuk berbaagai wahana seperti rumah habbit, kolam renang dan wahana lainnya senilai Rp60 ribu.

"Selama periode Juni ini, kita tetapkan Diskon sebesar 50% menjadi hanya Rp25 ribu sampai Rp. 30 ribu. Sebesar itu sudah All in menikmati semua wahana yang ada," ucap Totong.

Ditengah penyebaran Covid-19, kata Totong, pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung dan petugas. Pengunjung dan pegawai wajib menggunakan masker selama berada di lingkungan objek wisata. Pengelola, kata Totong, juga menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer secara gratis.

"Kita tetapkan protokol kesehatan yang ketat, kita tidak ingin terlena meski sudah dibuka objek wisata kita. Tapi ini masih ditengah pandemi, kita tegakkan protokol kesehatan, " ucapnya. 

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers