web analytics
  

DPRD Bandung Barat Soroti Distribusi Baznas

Senin, 8 Juni 2020 23:13 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, DPRD Bandung Barat Soroti Distribusi Baznas, Baznas KBB,DPRD KBB

Sekretaris Komisi IV DPRD KBB Asep Sofyan ZA (Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pengelolaan zakat mall yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum maksimal akibat tidak terpusatnya pendistribusian. 

Ini dikarenakan setiap Unit Pengumpul Zakat (UPZ) baik di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten di setiap dinas, sering kali melakukan pendistribusian langsung dan tidak melaporkannya ke Baznas. 

"Ada mekanisme dan prosedur yang harus diperbaiki agar pengumpulan dan pendistribusian zakat mall di Baznas KBB bisa maksimal secara hasil dan juga penyalurannya," terang Sekretaris Komisi IV DPRD KBB Asep Sofyan ZA usai bersama rombongan komisi melakukan monitoring ke Baznas KBB, Senin (8/6/2020).

Asep mengatakan, sekarang ini zakat mall yang dikelola Baznas KBB jumlahnya masih relatif sedikit. Padahal jika dilihat dari jumlah penduduk, Baznas KBB bisa mengumpulkan zakat dari penghasilan tersebut per tahunnya mencapai hingga Rp500 miliar. 

Menurutnya, di lingkungan Pemda KBB sedikitnya terdapat sebanyak 28 UPZ yang sebagian hanya memberikan laporan saja pada Baznas. 

Padahal berdasarkan regulasi, zakat mall yang merupakan titipan itu, harus masuk ke Baznas untuk kemudian pendistribusiannya dilakukan oleh Baznas juga. Pihaknya meminta agar pengelola zakat menjalankan regulasi sehingga tidak menyalahi aturan.

"Guna mengetahui alasan para UPZ tersebut, tentang keterangan Baznas, kami akan memanggil mereka (UPZ) supaya kalau ada kendala bisa dicarikan solusinya. Sehingga trust dan animo masyarakat untuk berzakat semakin tumbuh," kata politisi Fraksi Demokrat ini.

Ketua Baznas KBB, Hilman Farid menyebutkan, optimalisasi zakat tidak akan bisa berjalan jika hanya dipikul oleh Baznas sendiri. 

Seperti tahun lalu zakat mall yang dikumpulkan dari ASN pemda dan Kemenag jumlahnya masih kecil karena baru Rp2 miliar/tahun. 

Makanya diperlukan sinergitas dan dukungan dari berbagai pihak seperti Pemda KBB, Kemenag, UPZ, dan juga DPRD sebagai mitra. 

Peran masing-masing juga harus jelas, Baznas berfungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, sementara UPZ sesuai UU Nomor 23/2011 adalah sebagai pengumpul zakat. 

"UPZ kalau punya program pendistribusian zakat, harus memohon ke Baznas dan maksimal hanya boleh mendistribusikan 70% dari total zakat yang disetorkan. Melalui agenda monitoring DPRD ini kami sampaikan bahwa semua pihak harus sinergis, bekerja baik, transpran, dan sesuai tugasnya," kata Hilman.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Dihentikan Hengky Kurniawan, Pedagang Minta Proyek Pasar Padalarang Te...

Ngamprah Jumat, 23 April 2021 | 16:21 WIB

Pedagang mempertanyakan urgensi penghentian sementara pembangunan pasar. Pasalnya, rencana revitalisasi Pasar Padalarang...

Bandung Raya - Ngamprah, Dihentikan Hengky Kurniawan, Pedagang Minta Proyek Pasar Padalarang Tetap Jalan, Pedagang pasar Padalarang,kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB),pembangunan pasar,Hengki Kurniawan,Proyek Pasar Padalarang,Proyek Revitalisasi Pasar Padalarang,Paguyuban Pedagang Pasar Padalarang,Rencana Revitalisasi Pasar Padalarang

Keras! Hengky Kurniawan Hentikan Proyek Ambisius Aa Umbara

Ngamprah Jumat, 23 April 2021 | 15:54 WIB

Hengki Kurniawan menghentikan sementara revitalisasi Pasar Padalarang karena dinilai belum mengantongi izin lingkungan.

Bandung Raya - Ngamprah, Keras! Hengky Kurniawan Hentikan Proyek Ambisius Aa Umbara, Hengky Kurniawan,Aa Umbara,Proyek Ambisius Aa Umbara,aa umbara tersangka korupsi,aa umbara korupsi,Aa Umbara korupsi bansos,Revitalisasi Pasar Padalarang,Pelaksanaan tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengki

KPK Panggil 7 Saksi, Ada Orang Kepercayaan Aa Umbara

Ngamprah Jumat, 23 April 2021 | 15:30 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan koru...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Panggil 7  Saksi, Ada Orang Kepercayaan Aa Umbara, Orang Kepercayaan Aa Umbara, Aa Umbara Sutisna,Aa Umbara,Korupsi Aa Umbara,aa umbara tersangka korupsi,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),penyidikan dugaan korupsi,pengadaan barang tanggap darurat,pandemi  Covid-19

Puluhan Buruh KBB Kena PHK, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Ngamprah Jumat, 23 April 2021 | 14:43 WIB

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, sebanyak 62 buruh di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus kehilangan mata pencahari...

Bandung Raya - Ngamprah, Puluhan Buruh KBB Kena PHK, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas, PHK buruh Pabrik,Buruh Pabrik KBB PHK,PHK Buruh Pabrik KBB,Kabupaten Bandung Barat,PT Jin Myoung Industrial,PT Yihwa

Hengky Kurniawan Didemo, Massa Minta Pejabat Bermasalah Dinonaktifkan

Ngamprah Kamis, 22 April 2021 | 16:20 WIB

Plt Bupati Bandung Barat diminta menonaktifkan sementara pejabat yang diperiksa oleh tim penyidik KPK.

Bandung Raya - Ngamprah, Hengky Kurniawan Didemo, Massa Minta Pejabat Bermasalah Dinonaktifkan, Hengky Kurniawan,Pejabat Bermasalah,Plt Bupati Bandung Barat,Forum Peduli Bandung Utara (Forbat),Kabupaten Bandung Barat

Musda PAN Tetapkan Asep Bayu Rohendi Jadi Ketua DPD KBB

Ngamprah Kamis, 22 April 2021 | 16:05 WIB

Ia resmi menjabat Ketua DPD PAN KBB pada periode 2020-2025. 

Bandung Raya - Ngamprah, Musda PAN Tetapkan Asep Bayu Rohendi Jadi Ketua DPD KBB, Musda PAN,Asep Bayu Rohendi,DPD PAN KBB,Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan,Partai Amanat Nasional (PAN),Kabupaten Bandung Barat

Kampung Penghasil Kolang-kaling di Tapal Batas Bandung Barat

Ngamprah Kamis, 22 April 2021 | 15:59 WIB

Kolang-kaling dihasilkan dari buah pohon aren (arenga pinnata merr). 

Bandung Raya - Ngamprah, Kampung Penghasil Kolang-kaling di Tapal Batas Bandung Barat, Kampung Penghasil Kolang-kaling,Tapal Batas Bandung Barat,arenga pinnata merr,Kampung Cikenung,Desa Wangunharja,Kecamatan Lembang,Kabupaten Bandung Barat,Kolang-kaling,Puasa,Ramadan

Kisah Ratna Junianti, Petani Perempuan dan Nyala Kartini dari Lembang

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 19:10 WIB

Hidup tanpa suami tak menjadikan dirinya pasrah pada nasib. Ratna justru berhasil jadi petani dan mengorganisasi puluhan...

Bandung Raya - Ngamprah, Kisah Ratna Junianti, Petani Perempuan dan Nyala Kartini dari Lembang, Kartini dari Lembang,Petani Perempuan,Semangat Kartini,perempuan merdeka,Kartini jadi simbol dan role model perempuan,gagasan emansipasi,Kelompok Wanita Tani (KWT),simbol perjuangan perempuan,RA Kartini,Srikandi-srikandi pertanian
dewanpers