web analytics
  

DPRD KBB Nilai Baznas Kurang Maksimal Himpun Zakat

Senin, 8 Juni 2020 22:00 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, DPRD KBB Nilai Baznas Kurang Maksimal Himpun Zakat, DPRD KBB,Baznas KBB

Sekretaris Komisi IV DPRD KBB Asep Sopyan (Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menilai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kurang maksimal melakukan pengumpulan zakat penghasilan yang diproyeksikan bisa mencapai Rp500 miliar pertahun.

Atas dasar itu, jajaran Komisi IV DPRD KBB melakukan kunjungan kerja ke kantor Baznas KBB di Perumahan Cilame Indah, Kecamatan Ngamprah, Senin (8/6/2028). Mereka mengkonfrontir Baznas untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengumpulan zakat.

Sekretaris Komisi IV DPRD KBB Asep Sopyan mengungkapkan, belum maksimalnya pengumpulan zakat mall tersebut disebabkan para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kebanyakan menghimpun dan menyalurkan langsung zakat. UPZ hanya memberikan laporan pendapatan namun tidak menyetorkan zakat yang didapat pada Baznas.

"Kita Insha Allah akan mempertemukan (Baznas dan UPZ), biar clean and clean. Karena kita tidak mau menjust dari satu sudut pandang saja," ujar Asep usai kunjungan kerja.

Sayangnya Asep enggan menyebut nama UPZ yang hanya memberikan laporan pada Baznas tersebut. Ia justru berkilah jika UPZ di semua tingkatan, belum maksimal dalam pengelolaan zakat tersebut.

Menurutnya, selama ini 28 UPZ di lingkungan Pemda KBB sebagian hanya memberikan laporan saja pada Baznas. Padahal berdasarkan regulasi, zakat mall yang merupakan titipan itu, harus masuk ke Baznas untuk kemudian pendistribusiannya dilakukan oleh Baznas juga.

Melihat kondisi tersebut, Komisi 4 DPRD KBB meminta agar pengelola zakat menjalankan regulasi sehingga tidak menyalahi aturan. Regulasi inipun menjadi garapan Komisi 4 untuk menjadi pedoman pengelolaan zakat mall itu.

"Kita berupaya agar trust (kepercayaan) atau animo masyatakat, untuk pengelolaan zakat naik lagi. Kita mendorong bagaimana Baznas KBB bisa maksimal," ucap anggota dewan dari Fraksi Demokrat ini.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers