web analytics

Pemkab Bandung Jemput Bola Program PBB Gratis

clockMinggu, 7 Juni 2020 18:25 WIB userMildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Pemkab Bandung Jemput Bola Program PBB Gratis, Bapenda Kabupaten Bandung,Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung melakukan aksi jemput bola dalam Program Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Gratis. (Dok Humas Pemkab Bandung)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melakukan aksi jemput bola dalam Program Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Gratis. Program yang diinisiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung itu, dilakukan di Kawasan Masjid Al Multazam Ciganitri Kecamatan Bojongsoang, Sabtu (6/6/2020).

Di tengah situasi penyebaran wabah penyakit akibat virus corona (covid-19), sesuai tugas pokok dan fungsinya, Bapenda sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung berinisiatif menjalankan program yang bertujuan meringankan masyarakat.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Usman Sayogi menjelaskan, sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Kebijakan Insentif Pajak Daerah, PBB di bawah nominal 500 ribu digratiskan.

"Namun dia harus melunasi terlebih dahulu PBB tahun-tahun sebelumnya, apabila yang bersangkutan memiliki tunggakan. Sementara bagi warga yang PBB nya di atas 500 ribu dan di bawah 5 juta, pajaknya dikurangi sebesar 50%," jelas Kepala Bapenda seperti dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2020).

Bahkan melalui perbup yang sama, pihaknya juga meringankan para pengusaha restoran dan hotel. Yaitu dengan mengurangi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

"Untuk bulan Mei dan Juni ini, BPHTB restoran dan hotel dikurangi 15%. Selain itu, ada pengurangan lainnya yaitu pajak restoran sebesar 50%, sedangkan untuk pajak hotel dikurangi 30%, dengan catatan pengusaha yang bersangkutan tidak memiliki tunggakan. Pengurangan sebesar 30%, juga dikenakan pada pajak reklame," terang Usman Sayogi.

Terkait kemungkinan kegiatan jemput bola juga dilakukan di tempat lain, untuk sementara pihaknya belum memastikan. "Kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan kami sesuai permintaan warga. Sebelumnya kami telah mensosialisasikan kegiatan ini terlebih dahulu di titik sasaran," tuturnya.

Adi (45), salah seorang warga Ciganitri Bojongsoang mengatakan sangat terbantu dengan adanya jemput bola program PBB Gratis tersebut. "Alhamdulillah pemerintah bisa hadir di komplek kami. Tentu ini sangat memudahkan kami dalam mengurus PBB," ucap Adi.

Sementara Feni (35), warga lainnya mengaku mengetahui program itu melalui grup WhatsApp. "Kemarin sore teman membagi info di grup, katanya pemkab mau jemput bola ke wilayah ini. Di tengah pandemi, kegiatan ini tentu sangat meringankan warga," katanya pula.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Bantu Warga Terdampak PPKM, Polresta Bandung Bagi-Bagi Sembako

Soreang Jumat, 30 Juli 2021 | 19:50 WIB

Polresta Bandung membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak PPKM.

Bandung Raya - Soreang, Bantu Warga Terdampak PPKM, Polresta Bandung Bagi-Bagi Sembako, Bantu Warga,Terdampak PPKM, polresta bandung,Bagi-Bagi Sembako,Kabupaten Bandung

Guru Non-ASN Dapat Tunjangan Rp200.000/Bulan dari Pemkab Bandung

Soreang Jumat, 30 Juli 2021 | 17:20 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan tunjangan atau intensif kepada Guru non-ASN di Kabupaten Bandung.

Bandung Raya - Soreang, Guru Non-ASN Dapat Tunjangan Rp200.000/Bulan dari Pemkab Bandung, Guru Non-ASN,Tunjangan Rp200.000/Bulan,Pemkab Bandung,Kabupaten Bandung

Sertifikat Vaksin Akan Jadi Syarat Kunjungi Kabupaten Bandung, Termasu...

Soreang Jumat, 30 Juli 2021 | 16:04 WIB

Pemerintah Pusat menargetkan 80% warga Kabupaten Bandung sudah melakukan vaksinasi pada akhir 2021. Kartu vaksin, akan m...

Bandung Raya - Soreang, Sertifikat Vaksin Akan Jadi Syarat Kunjungi Kabupaten Bandung, Termasuk Wisata, Syarat masuk Kabupaten Bandung,Wisata Kabupaten Bandung,Sertifikat Vaksin Covid-19,Bupati Bandung Dadang Supriatna

Ketersediaan Vaksin di Kabupaten Bandung Tinggal 11.000

Soreang Jumat, 30 Juli 2021 | 15:41 WIB

Ketersediaan vaksin di Kabupaten Bandung semakin menipis, bahkan memasuki awal agustus sudah tidak ada vaksin untuk disu...

Bandung Raya - Soreang, Ketersediaan Vaksin di Kabupaten Bandung Tinggal 11.000, vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bandung,tempat Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bandung,Covid-19 Kabupaten Bandung,Bupati Bandung Dadang Supriatna

Ketua DPD NasDem Sayangkan Sahrul Gunawan Tidak Hadir Rapat Evaluasi 9...

Soreang Kamis, 29 Juli 2021 | 19:45 WIB

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung menyanyangkan sikap Sahrul Gunawan yang tidak menghadiri rapat evaluasi 99 har...

Bandung Raya - Soreang, Ketua DPD NasDem Sayangkan Sahrul Gunawan Tidak Hadir Rapat Evaluasi 99 Hari Kerja, Sahrul Gunawan,Ketua DPD Partai NasDem,Kabupaten Bandung,Tidak Hadir Rapat Evaluasi,99 Hari Kerja

Sahrul Gunawan Tidak Hadir Rapat Evaluasi 99 Hari Kerja, ke Mana?

Soreang Kamis, 29 Juli 2021 | 19:30 WIB

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan tidak menghadiri rapat evaluasi 99 hari kerja.

Bandung Raya - Soreang, Sahrul Gunawan Tidak Hadir Rapat Evaluasi 99 Hari Kerja, ke Mana?, Sahrul Gunawan,Rapat Evaluasi,99 Hari Kerja,Dadang Supriatna,Bupati Bandung,Wakil Bupati Bandung,Kabupaten Bandung

Wakil Ketua DPR RI: Obat Covid-19 Baru Akan Segera Diproduksi

Soreang Kamis, 29 Juli 2021 | 16:48 WIB

Seiring dengan perkembangan pandemi covid-19, para ilmuwan melakukan penelitian dan pengembangan obat antivirus khususny...

Bandung Raya - Soreang, Wakil Ketua DPR RI: Obat Covid-19 Baru Akan Segera Diproduksi, obat covid-19,Obat Covid-19 Kimia Farma,Obat virus corona,Obat corona,obat Covid,kebutuhan obat Covid-19,Produksi Obat Covid-19

Terungkap! Ini Penyebab Obat Covid-19 Sempat Langka

Soreang Kamis, 29 Juli 2021 | 16:26 WIB

Obat antivirus khususnya untuk covid-19 sempat mengalami kelangkaan beberapa waktu lalu. Kelangkaan tersebut seiring den...

Bandung Raya - Soreang, Terungkap! Ini Penyebab Obat Covid-19 Sempat Langka, obat covid-19,Obat Covid-19 Kimia Farma,Obat Covid-19 langka,Kelangkaan Obat Covid-19,Penyebab Obat Covid-19 langka,obat antivirus,obat antivirus corona,Rekomendasi obat antivirus corona,obat terapi Covid-19
dewanpers
arrow-up