web analytics
  

Sambut Kompetisi, Gelandang Persib Jaga Intensitas Latihan Mandiri

Minggu, 7 Juni 2020 15:36 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

ilustrasi latihan pemain Persib. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Seiring penangguhan kompetisi imbas Pandemi Covid-19, tim Persib Bandung masih intens menjalani program latihan mandiri. Seperti halnya yang dilakukan gelandang, Dedi Kusnandar.

Pemain yang karib disapa Dado itu mengatakan, selama fase ini, jajaran tim pelatih sudah memberikan sederet menu latihan mandiri untuk dilakukan seluruh pemain.

Dadi mengakui, materi latihan yang diberikan cukup beragam setiap pekannya. Hal ini diyakini demi memberikan variasi sebagai obat jenuh selama para pemain melakukan latihan mandiri di rumahnya masing-masing.

"Latihan pasti di rumah karena sudah dikasih pelatih. Jadwal sudah ada dan setiap latihan sudah ada programnya," kata Dado, Minggu (7/6/2020).

Seperti diketahui, usai pandemi virus corona menyerang banyak negara di dunia termasuk Indonesia, kompetisi sepak bola di Tanah Air terpaksa dihentikan. PSSI mengambil keputusan untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2020 usai pertandingan pekan ketiga. Alhasil, aktivitas skuat Pangeran biru pun diliburkan sejak 24 Maret lalu.

Meski begitu, Dado berusaha menjalankan program latihan mandiri yang diberikan oleh pelatih Robert Alberts dengan maksimal. Hal ini demi menjaga kondisi kebugaran lantaran muncul wacana Liga 1 bakal bergulir kembali.

"Kalau dibilang cukup enggak cukup pelatih lebih tahu soal takarannya lah. Mungkin saat kasih program ya itu tadi kita latihan mandiri agar menjaga kondisi," katanya.

Gelandang asal Jatinangor, Sumedang itu tak menampik, bakal ada penurunan kondisi imbas kompetisi dihentikan. Salah satunya, para pesepak bola cukup kehilangan momentum dan mental bertanding lantaran penangguhan kompetisi.

Namun Dado meyakini, jajaran pelatih telah menyiapkan program untuk mengantisipasi hal tersebut. Apalagi jika kompetisi digelar September, Dado menilai menjadi waktu ideal dan menguntungkan. Sebab, para pemain masih mempunyai waktu untuk menaikkan kondisi jelang kembali bergulirnya Liga 1.

"Pasti ada penurunan kondisi. Tapi tim pelatih kasih progam mandiri dengan sudah tahu takarannya," ujarnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers